Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sanggau > Waduh…! ODGJ Terus Bertambah, Ini Penjelasan DinsosP3AKB Sanggau
NewsSanggau

Waduh…! ODGJ Terus Bertambah, Ini Penjelasan DinsosP3AKB Sanggau

Last updated: 14/07/2021 23:41
13/07/2021
News Sanggau
Share

POTO : ilustrasi orang ODGJ (ist).

Pewarta : Abin

radarkalbar.com, SANGGAU – Jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Sanggau menunjukan trend peningkatan.

Terdata hingga bulan Juli 2021, tercatat ada 57 ODGJ baru. Sehingga jumlah total mencapai 432 penderita.

“Iya, ada peningkatan jumlah ODGJ karena kami terus menggali data dari Pemerintah Kecamatan dan Puskesmas. Sepanjang 2019 sampai 2020 ODGJ itu ada 375 jiwa, kemudian 2021 sampai Juli ini 432 jiwa,”papar Kabid Rehabilitasi Sosial, DINSOSP3AKB Kabupaten Sanggau, Aang Syahroni, pada Selasa (13/7/2021).

Dijelaskan, peningkatan jumlah penderita gangguan jiwa itu terkait pula dengan situasi pandemi Covid-19.

Kemudian Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di sejumlah perusahaan, kata Aang juga menyebabkan depresi hingga menderita gangguan jiwa.

“Ada juga yang kena PHK di Malaysia dan mendapat perlakuan tidak menyenangkan disana kemudian dideportasi dalam kondisi depresi, sampai di kampung halaman lalu menderita gangguan jiwa,” bebernya.

Dituturkan, dari 432 ODGJ itu berada dalam penanganan Pemerintah Kabupaten Sanggau. Lantas ODGJ kambuhan yang belum tercover program Indonesia Sehat, didaftarkan menjadi peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung APBD Sanggau.

“Pada tahun 2020, kami sudah menjalin kerjasama dengan pihak Rumah Sakit Jiwa, Singkawang. Jadi ODGJ terlantar, dari keluarga kurang mampu dan yang belum ikut BPJS Kesehatan, mereka dibiayai APBD Sanggau. Mereka dirawat, diobati di Rumah Sakit Jiwa, tagihannya ke kami (DINSOSP3AKB),” jelasnya.

Menurut Aang, DINSOSP3AKB Sanggau mengalokasikan anggaran untuk penanganan ODGJ sebesar Rp252 juta. Jadi, seorang pasien itu untuk satu paket perawatan sekitar sebulan tagihannya sekitar Rp2 juta.

” Nah, saat ini sekitar 80 persen ODGJ di Sanggau sudah tercover program Indonesia Sehat yang ditanggung Pemerintah Kabupaten,” cetus nya.

Editor : Herman MD.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:ODGJ
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Resmi Dilantik, Utin Risty Emilya Putri Sulung Raja Sanggau Perkuat Layanan Kenotariatan
04/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Tuntut Tanggungjawab, Pemilik KM Juwita Bakal Laporkan PT Marina Express ke KSOP Pontianak
04/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Kena Tipu dan Terlantar di Mangkup, Pemuda Asal Jawa Tengah Difasilitasi Polsek Toba Pulang Kampung

17 jam lalu

Polres Sanggau Bekuk Pelaku Curas Parindu, Diduga Terlibat Kasus di Landak dan Batang Tarang

18 jam lalu

Luka Kecelakaan Berujung Maut, Seorang Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kos Sekayam

26/03/2026

Cekcok Berujung Maut di Parindu, Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan Berat

26/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang