FOTO : Momen pengukuhan pengurus Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau Tesaek Sekadau Periode 2026-2031 [ doni ]
Pewarta : Doni | Editor : Redaksi
SEKADAU [ radarkalbar.com ] – Pengurus Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau Tesaek Kabupaten Sekadau periode 2026-2031 resmi dikukuhkan dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Aula Asrama Susteran, Kota Sekadau, Selasa (11/8/2026).
Drs. Paulus Subarno, M.Si dipercaya memimpin organisasi tersebut untuk periode lima tahun ke depan. Prosesi pengukuhan dilakukan Wakil Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau, Paulus Lion.
Ketua panitia pelaksana, Paulus Sutami, mengatakan pengukuhan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau Tesaek III.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan tamu melalui tarian khas Dayak Ketungau Tesaek dan dilanjutkan dengan prosesi pengalungan syal. Kegiatan tersebut dihadiri ratusan anggota, pengurus, tokoh adat, serta undangan lainnya.
Selain pengukuhan kepengurusan, kegiatan juga diisi seminar mengenai tugas dan fungsi Komisi XIII DPR RI yang disampaikan Anggota DPR RI, Paolus Hadi, S.IP., M.Si.
Dalam sambutannya, Bupati Sekadau Aron mengajak kepengurusan baru untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Ia juga meminta seluruh anggota organisasi menjaga persatuan, kedamaian, kebersamaan, serta semangat gotong royong di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Sekadau.
Aron menekankan pentingnya generasi muda memahami identitas budaya tidak sebatas melalui pakaian adat, tetapi juga dengan mempelajari sejarah dan nilai-nilai budaya yang diwariskan leluhur.
“Perbedaan jangan membuat kita tidak bersatu di Kabupaten Sekadau. Mari kita membentuk generasi yang lebih baik dalam berbudaya dan bermasyarakat adat,” ujarnya.
Menurut Aron, pemerintah daerah terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai paguyuban, termasuk Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau Tesaek. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pembangunan daerah menuju Sekadau yang unggul, sejahtera, dan bermartabat.
Sementara itu, Ketua Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau Tesaek periode 2026-2031, Paulus Subarno, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, Anggota DPR RI Paolus Hadi, serta para pengusaha asal Ketungau yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Subarno mengatakan pihaknya sengaja melibatkan banyak kalangan muda, termasuk Orang Muda Katolik (OMK), dalam kegiatan tersebut. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi penerus yang memahami budaya dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan masyarakat adat.
Ia menilai pelestarian bahasa daerah menjadi salah satu tantangan yang harus mendapat perhatian serius. Menurutnya, penggunaan bahasa Ketungau di kalangan anak-anak dan generasi muda mulai berkurang sehingga berpotensi menghilang apabila tidak dilestarikan.
“Kita tidak ingin kepengurusan ini dikenang karena siapa ketuanya, tetapi karena apa yang sudah dilakukan untuk perkembangan perkumpulan ini,” kata Subarno.
Ia menegaskan organisasi yang dipimpinnya siap mempertahankan hubungan baik dengan pemerintah daerah maupun paguyuban lainnya. Kerja sama tersebut dinilai penting untuk mendorong kemajuan masyarakat adat sekaligus pembangunan Kabupaten Sekadau.
Ketua DAD Kabupaten Sekadau, Jeffray Raja Tugam, juga berharap Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau Tesaek tetap solid dan mampu menjalankan cita-cita organisasi dalam memajukan masyarakat adat.
Ia menilai komitmen kepengurusan baru terhadap pelestarian budaya dan pengembangan masyarakat adat merupakan hal penting untuk terus diperkuat.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Bupati Sekadau Aron bersama istrinya, Magdalena Susilawati Aron, Anggota DPR RI Komisi XIII Paolus Hadi, jajaran pengurus DAD Kabupaten Sekadau, serta sejumlah tokoh dan undangan lainnya. [ red ]
Publisher : Admin radarkalbar.com
