Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Bisnis > Ditjen Perkeretapian Siap Kawal Angkutan Nataru
Bisnis

Ditjen Perkeretapian Siap Kawal Angkutan Nataru

Last updated: 10/12/2019 21:13
10/12/2019
Bisnis
Share

Jakarta, radar-kalbar.com-Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) menyatakan kesiapannya mengawal pergerakan masyarakat pada libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Pembangunan prasarana perkeretapian selama 5 tahun terakhir sepanjang hampir 1000 km, akan menambah nyaman masyarakat pengguna kereta api, karena kapasitas lintas dan keselamatan perjalanan kereta api telah meningkat. 

“Peningkatan kapasitas ini membuat perjalanan kereta api bertambah, dan sudah dituangkan dalam Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2019. Jumlah kursi kereta yang bisa dimanfaatkan masyarakat akan semakin banyak,” demikian disampaikan oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri, dalam Press Background Angkutan Natal dan Tahun Baru di Jakarta (9/12/2019).

Dijelaskan Zulfikri, dalam Gapeka 2019 yang telah diterapkan pada tanggal 1 Desember 2019, ada penambahan sejumlah perjalanan kereta misalnya kereta jarak jauh, meski ini dilakukan bertahap. Selain itu terdapat rute pelayanan baru sejalan dengan penambahan jalur lintas selatan Jawa. Sebagai contoh ada KA Baru dari Jombang ke Pasar Senen Jakarta.
Untuk di Pulau Sumatera per 1 Desember 2019 KA Railink dari Bandara Kuala Namu sudah menggunakan jalan layang KA baru, dan terdapat penambahan perjalanan kereta dari 42 kali menjadi 50 perjalanan. Dengan pengoperasian ini, kemacetan di kota Medan menjadi berkurang.
“Terkait prediksi penumpang pada Angkutan Nataru tahun ini, yang dilaksanakan tanggal 19 Desember 2019 sampai 5 Januari 2020, diperkirakan jumlah penumpang meningkat sekitar empat persen (4%) dibandingkan tahun lalu. Asumsi jumlah penumpang tahun ini sekitar 5,91 juta orang. Sementara realisasi jumlah penumpang tahun 2018 sebanyak 5,68 juta orang,” kata Zulfikri.
Di tahun ini, jumlah tempat duduk yang disediakan sebanyak 250.012 kursi untuk seluruh kelas baik eksekutif, bisnis, maupun ekonomi. Sementara di tahun 2018, jumlah tempat duduk hanya 240.162 kursi.
“PT Kereta Api Indonesia telah menambah beberapa kereta cadangan, yakni 14 KA Bisnis dan 6 KA Ekonomi. Selain itu juga disediakan 6 KA Eksekutif Campuran, 2 KA Ekonomi Non PSO, dan 2 KA Pemanfaatan Idle untuk melayani Nataru,” jelas dia.
Sedangkan terkait jumlah tiket terjual sampai saat ini berkisar 50 persen, khususnya di tanggal tanggal favorit. Sesuai tren yang terjadi, biasanya menjelang hari H tiket tiket tersebut akan terjual.

Sementara itu untuk menjamin keselamatan, DJKA telah melakukan serangkaian rampcheck (pemeriksaan di tempat) yang dimulai sejak 1 Oktober 2019 dan direncanakan selesai 13 Desember ini. Ada beberapa rampcheck yang telah dilakukan. Pertama rampcheck Standar Pelayanan Minimal (SPM) baik di Stasiun maupun di atas perjalanan kereta. “Rampcheck ini untuk memastikan pelayan yang diberikan kepada pengguna jasa terjamin, misalnya ketersediaan kelengkapan alat yang diperlukan dan fasilitas umum, baik di stasiun maupun di atas kereta. Telah dilakukan rampcheck terhadap 109 stasiun dan 104 Kereta,” jelas Zulfikri.
Kedua, DJKA telah melakukan rampchek terhadap sarana dan lokomotif. Untuk lokomotif sebanyak 289 lok, tersebar di Jawa 245 lok, dan Sumatera sebanyak 44 lok. Sedangkan rampcheck sarana kereta penumpang sebanyak 2.075 kereta dengan rincian di P.Jawa 1.848 kereta, di P. Sumatera 277 kereta.

Selain rampcheck, untuk lebih memastikan kesiapan angkutan Nataru juga dilakukan inspeksi keselamatan. Bersama sama dengan PT. KAI dan KNKT menggunakan kereta khusus untuk memantau langsung kondisi parasarana dan SDM yang mengoperasikannya. Pemantauan dilakukan di Lintas Utara Jawa dan Lintas Selatan Jawa selam 3 hari. “Kita ingin pastikan setiap DAOP telah siap dengan angkutan Nataru ini. Semua ini dilakukan agar kita bisa melayani saudara-saudara kita yang akan melakukan mudik pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru,” tegas Zulfikri.

 

 

 

Sumber :

KEPALA BAGIAN HUKUM DITJEN PERKERETAAPIAN
KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

YENNESI ROSITA

Humas Direktorat Jenderal Perkeretaapian

Kementerian Perhubungan

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA)Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan ZulfikriKereta api
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan

29/05/2026
Diduga Kabur Usai Tabrak Satu Keluarga di Depan RM Tahu Sumedang, Sopir Honda Jazz Dicari Polisi dan Keluarga
28/05/2026
Betapa Dahsyatnya Film Pesta Babi
24/05/2026
Ratusan Orang Antusias Nobar Film Pesta Babi di Mempawah
24/05/2026
Surat Kades Tak Kunjung Berbalas, Viral di Medsos, Namun Perbaikan Jembatan Temurak Meliau Masih Menggantung?
14/05/2026

Berita Menarik Lainnya

KPKNL Singkawang Gali Potensi Lelang dan Gelar Public Campaign Anti Gratifikasi di EXPO UMKM Saprahan Khatulistiwa 2026

13/05/2026

Prof Harris Arthur Hedar Kembali Dipercaya Jadi Komisaris Independen WIKA

13/05/2026

Dibalik Dominasi Domino, Bagaimana Higgs Games Island Mengubah Nostalgia Menjadi Teknologi

09/05/2026

Soal Harga TBS, Petani Sanggau Soroti Perbedaan Harga Beli PKS Rimba Belian dengan Ketetapan Disbunak, PTPTV IV Sebut Sudah Sesuai

20/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang