Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sambas > Independensi Perlindungan Anak Dipertanyakan, Kohati Desak Pembentukan KPPAD di Sambas
Sambas

Independensi Perlindungan Anak Dipertanyakan, Kohati Desak Pembentukan KPPAD di Sambas

Last updated: 10/09/2025 23:39
10/09/2025
Sambas
Share

FOTO : Saat forum rapat dengar pendapat di DPRD Sambas [ Urai ]

Urai Rudi – radarkalbar.com

SAMBAS – Isu perlindungan anak kembali menjadi sorotan hangat di Kabupaten Sambas, Kalimatan Barat (Kalbar).

Hal itu terungkap dalam forum rapat dengar pendapat bersama DPRD Sambas, Selasa (9/9/2025).

Saat itu, Korp HMI-wati (Kohati) Badan Koordinasi (Badko) Kalimantan Barat menegaskan perlunya kehadiran Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) yang independen.

Kepala Bidang Diklat Kohati Badko Kalbar, Pertiwi Astuti, menyebut keberadaan KPPAD sudah menjadi kebutuhan mendesak.

Pertiwi menekankan, lembaga tersebut berbeda dengan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) yang saat ini masih berada di bawah kendali dinas.

“Selama ini UPTD PPA kerap bekerja dengan keterbatasan. Bukan hanya rawan intervensi, tapi juga belum sepenuhnya menjawab persoalan kompleks yang dihadapi anak-anak korban kekerasan,” tegas Pertiwi.

Desakan ini tak lepas dari sembilan poin aspirasi masyarakat dan mahasiswa yang sebelumnya disampaikan dalam aksi unjuk rasa.

Namun, menurut Pertiwi, jawaban pemerintah daerah masih sebatas normatif tanpa solusi nyata.

Ia juga menyoroti laporan resmi yang menyebut jumlah kasus anak dan perempuan di Sambas mengalami penurunan tahun ini. Data tersebut dinilai perlu diverifikasi.

“Penurunan itu patut dipertanyakan. Bisa saja bukan karena kasus berkurang, melainkan karena masyarakat tidak tahu harus melapor ke mana. Bahkan banyak kasus diselesaikan dengan istilah ‘damai’, tanpa memperhitungkan kepentingan korban,” ungkapnya lantang.

Menurutnya, pembentukan KPPAD bukan sekadar tuntutan kelompok mahasiswa, melainkan amanat undang-undang sekaligus tanggung jawab moral seluruh pemangku kepentingan.

“Anak-anak Sambas berhak atas ruang aman untuk tumbuh dan berkembang. Tanpa perlindungan yang independen, kita sedang mempertaruhkan masa depan generasi penerus,” cetusnya. [ red ]

editor : Andika

publisher : admin radarkalbar.com

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:HMI SambasKOHATI KalbarPerlindungan anak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kecelakaan Maut di Kuala Mempawah, Tiga Pelajar Asal Sungai Bakau Kecil Tewas di Tempat

25/02/2026
Syarif Mahmud Alkadrie Pimpin Massa Datangi Polresta Pontianak, Pertanyakan Penanganan Kasus Dugaan SARA
13/02/2026
Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi
02/03/2026
Usut Korupsi Tata Kelola Pertambangan Bauksit, Penyidik Kejati Kalbar Geledah Sebuah di Jalan Pak Benceng Pontianak
19/02/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026

Berita Menarik Lainnya

BBM Bersubsidi Nelayan dan Ujian Integritas Aparat Penegak Hukum

11/02/2026

47 HP dan 16 Powerbank Diamankan, Pelaku Pencurian Toko HP Ditangkap

28/01/2026

Dugaan Pencabulan Anak Angkat, Polres Sambas Amankan Seorang Perempuan

28/01/2026

Tiang Listrik Jawai di-cor Sabut Kelapa Telah Diperbaiki, Publik Desak APH Jangan Berhenti di Pemulihan Teknis

22/11/2025
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang