FOTO : Sekretaris Dekranasda Kabupaten Sanggau, Sylvester Roy Wiranto [ ist ]
Pewarta/editor : redaksi
SANGGAU [ RADARKALBAR.COM ] – Sekretaris Dekranasda Kabupaten Sanggau, Sylvester Roy Wiranto mengatakan pengembangan batik sabang merah juga menyasar generasi muda melalui desain dan motif yang lebih kekinian.
“Batik Sabang Merah itu sering kali disebut sebagai Batik Samer, sebenarnya itu adalah co-branding untuk menyasar ke segmen umum khususnya anak muda. Karena kan anak muda itu, suka dengan bahasa-bahasa yang gaul lah, bahasa-bahasa yang menarik,” ujar Sylvester Roy Wiranto di Sanggau pada Jumat, (2/10/2026).
Menurutnya, Dekranasda) Kabupaten Sanggau terus mengembangkan batik sabang merah sebagai identitas batik sanggau yang dapat digunakan berbagai kalangan.
” Dekranasda Sanggau memberdayakan pengrajin dan desainer untuk mengembangkan batik dalam berbagai model. Upaya ini diharapkan mendorong anak muda lebih tertarik menggunakan batik sabang merah,” ungkapnya.
Ia menyebut, pengembangan motif juga terus dilakukan dengan memadukan unsur flora, fauna, dan motif khas daerah. Saat ini, sambungnya terdapat lebih dari 30 motif yang masuk dalam pengayaan batik sabang merah.
“Makanya kita punya itu sekitar 35 motif. Itu sebenarnya perpaduan kayak ada kalengkang, kayak ada kontemporer belimbing darah,” lanjutnya.
Ia berharap, di momentum hari batik nasional dapat semakin mendorong pelaku usaha dan pengrajin mengembangkan batik sabang merah. Menurutnya, batik tersebut dinilai memiliki segmen pasar yang luas, termasuk di kalangan generasi muda. [ Red ]
Publisher : Admin radarkalbar.com
