Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Ragam > Berjodoh Tak Harus Pacaran, Karena Pacaran Pun Belum Tentu Jadi Jodoh Sungguhan
Ragam

Berjodoh Tak Harus Pacaran, Karena Pacaran Pun Belum Tentu Jadi Jodoh Sungguhan

Last updated: 08/06/2019 22:41
08/06/2019
Ragam
Share

Seolah tak pernah ada habisnya, status jomblo atau sendiri memang selalu dianggap sebagai sesuatu yang menyedihkan. Dijadikan bahan olokan hingga membuat seseorang tak percaya diri jika harus ditanyai oleh orang lain. Hey, meski saat ini kamu sedang tak punya pacar, untuk perkara jodoh tak ada yang perlu kamu khawatirkan. Karena mereka yang berpacaran belum tentu bisa berakhir di pelaminan.

Percaya deh, urusan jodoh tak selalu harus dilalui dengan fase pacaran. Bahkan beberapa orang berhasil menikah meski tak pernah berpacaran. Sedangkan mereka yang berpacaran, sering berakhir dengan sebuah perpisahan. Satu hal yang perlu selalu kamu ingat, dia yang kelak menjadi jodohmu akan datang dengan cara-cara yang istimewa dan tak terduga.

Biarkan semua orang mengutarakan pendapatnnya. Apalagi mereka yang sering bilang kalau tak pacaran tak akan bertemu jodoh. Kamu tak bisa menahan mereka untuk tak perlu berkata demikian. Tapi kamu berhak untuk selalu percaya tentang konsep jodoh yang berbeda dari pemahaman mereka.

Pacaran bukanlah sebuah keharusan yang wajib dijalan semua orang untuk bisa bertemu pasangan. Bertahun-tahun bersama, bisa jadi kamu tak berjodoh dengannya. Lalu sebaliknya, tak pernah terlibat dalam hubungan pacaran. Tiba-tiba saja kamu yakin dan percaya untuk menikahi seseorang.

Bertahun-tahun bersama, saling sayang dan mengerahkan semua rasa. Di pertengahan jalan, hubunganmu bisa kandas begitu saja. Dari sini kita harusnya paham, jika hubungan dua orang yang berpacaran bisa berakhir dengan mudah jika memang keduanya tak ditakdirkan untuk bersama.

Sebaliknya, jangankan untuk berpacaran, bertemu dan bertegur sapa pun mungkin tak pernah. Lalu entah bagaimana caranya, tiba-tiba dipertemukan, tiba-tiba saling perhatian, jatuh cinta lalu saling sayang. Kamu harus tahu, jika cinta selalu punya cara yang berbeda untuk hadir atas hidup dua orang manusia.

Seperti yang tadi sudah dijelaskan, kamu tak akan pernah bisa menebak bagaimana semesta bekerja. Menaruhmu pada cinta yang salah, membuatmu terluka, hingga akhirnya hampir menyerah dengan konsep cinta sejati yang konon akan membuat bahagia.

Tapi pada satu waktu yang tak terduga, dia yang menjadi pasangan hidup, bisa saja datang dengan tiba-tiba. Menawarkanmu hati yang tulus, lalu mengajakmu menikah tanpa harus berpacaran terlebih dahulu sebagaimana biasanya. Asal kamu yakin dan bisa memastikan dia adalah orang yang tepat, percayalah ia memang jodoh yang Tuhan kirimkan.

Tak perlu mendesak Tuhan agar mempertemukanmu dengan seseorang yang bisa jadi pacar. Atau mengutuki keadaan karena masih saja sendiri dan jadi bahan pergunjingan kawan-kawan. Teruslah berjalan untuk semua hal yang ingin kamu lakoni, apapun itu yang akan terjadi di hari esok biarlah jadi kejutan.

Hadapi semuanya dengan tenang, sembari belajar jadi orang yang lebih baik dari kehidupan sebelumnya. Sebagai seorang manusia, kita hanya bertugas untuk menjalankan semuanya. Tak perlu terlalu khawatir akan sesuatu yang belum terlihat bagaimana akhirnya.

Dengar, mendengarkan semua omongan orang tak akan ada habisnya. Tak tahu apa yang kita hadapi, semua teman dan kawan hanya bisa berkomentar. Tak bijak dalam mengatasinya, bisa-bisa kitalah yang pusing sendiri.

Untuk itu, tanpa bermaksud mengabaikan mereka yang sebenarnya mungkin hanya ingin menunjukkan kepedulian. Belajarlah untuk abai pada cibiran-cibiran yang tak bermanfaat untuk kehidupan. Sebab, sebaik apapun kita menjalani hidup, tak akan pernah sempurna di mata orang.

Konon, jodoh ada cerminan diri. Kalau kamu memang memiliki peringai baik, maka dia yang akan menjadi jodoh juga akan baik. Sebaliknya, jika kita masih saja berkelakuan buruk, besar kemungkinan dia yang menjadi pasagan juga punya kelakuan yang tak benar. Terserah dirimu, mau percaya tentang konsep ini adalah hakmu.

Tapi perihal memperbaiki diri, adalah sesuatu yang wajib kita lakoni. Meski tak bertujuan untuk segera dipertemukan dengan jodoh, berubah ke arah yang lebih baik bukanlah sebuah kesalahan.

Jodoh adalah perkara takdir dari Tuhan, tak bisa dielak dan diganggu gugat. Sekuat apapun ditolak jika memang sudah berjodoh tentu akan bertemu juga dan begitu pula sebaliknya, meski susah payah dijaga kalau memang tak berjodoh tetap akan berpisah juga. Pacaran hanyalah satu fase yang dinilai bisa menghantarkanmu kepada pernikahan, tapi tak bisa memastikan hubungan akan berakhir di pelaminan.

Ini adalah sebuah persoalan yang sebenarnya tak perlu dijadikan kekhawatiran. Jadi tak perlu khawatir berlebihan. Karena jika memang sudah berjodoh ia akan tahu kemana ia akan pulang.

sumber : gobagi.com

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Dipertemukan jodohMendengarkan orangOmongan orangPasangan hidup
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Bawa Sabu di Saku Celana, Warga Singkawang Diciduk Polisi di Jalur Lintas Malindo
06/03/2026
Potret PT WHW Kendawangan, TKA Dominasi Posisi Penting Ditengah Keluhan Pekerja Lokal, Nelayan kian Terhimpit
10/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Gema Meriam Karbit BPM Kalbar, Tak Sekadar Dentuman, Tapi Simbol Harmoni di Tepian Kapuas

26/03/2026

Dugaan Kekerasan di SMA Taruna Bumi Khatulistiwa Bergulir ke Ranah Hukum

09/03/2026

Hadiri Buka Puasa Ramadan Polda Kalbar, LDII Tegaskan Dukung Terwujudmya Kalbar Damai dan Harmoni

27/02/2026

Sapa Pengendara di Tugu Digulis, Dirlantas dan Polwan Polda Kalbar Tebar Kebaikan Ramadan

23/02/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang