Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sanggau > Dan Terjadi Lagi…!!, Limbah PT APS Diduga Cemari Sungai Sekayuk Sosok
Sanggau

Dan Terjadi Lagi…!!, Limbah PT APS Diduga Cemari Sungai Sekayuk Sosok

Last updated: 09/01/2026 10:27
08/01/2026
Sanggau
Share

FOTO : kondisi air Sungai Sekayuk, Sosok berwarna pekat, mengalir melintas keramba apung milik warga [ ist ]

Tim liputan – radarkalbar.com

SANGGAU – Sistem instalasi pengolahan air limbah (IPAL) pabrik kelapa sawit PT Argo Pelindo Sakti (PT APS) yang beroperasi di Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalbar, dipertanyakan.

Pasalnya, air limbah perusahaan tersebut diduga kembali mencemari Sungai Engkadan dan Sungai Sekayuk Sosok.

Hal itu ditandai dengan temuan warga setempat, warna air sungai itu berubah “keruh kehitaman” setiap kali hujan deras turun.

Tak pelak, kondisi ini dikeluhkan warga Dusun Pulo Buwak, Desa Mandong, dan Dusun Sosok I, Desa Sosok, karena air sungai tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Dan masih banyak warga memelihara menggunakan keramba apung.

“Setiap hujan deras, air sungai pasti berubah warna. Ini sudah sering terjadi,” ujar seorang warga Dusun Pulo Buwak, Kamis (8/1/2026).

Akibat kondisi tersebut, warga mengaku tidak dapat menggunakan air sungai untuk mandi dan mencuci karena khawatir berdampak pada kesehatan.

Berdasarkan hasil deteksi dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) yang dilakukan Polsek Tayan Hulu, tidak ditemukan adanya kolam limbah PT APS yang jebol atau mengalami kebocoran.

Namun, dalam keterangan yang sama disebutkan hujan deras dimungkinkan mengangkat endapan lama di kolam akhir pembuangan maupun saluran limbah perusahaan, yang kemudian terbawa aliran air menuju sungai yang berada di kawasan tersebut.

Temuan tersebut justru memperkuat dugaan warga bahwa sistem pengelolaan limbah perusahaan belum sepenuhnya aman, terutama saat curah hujan tinggi.

“Kalau setiap hujan endapan bisa ikut mengalir ke sungai, berarti limbah itu tetap masuk ke sungai meskipun kolam tidak jebol,” kata warga lainnya.

Lantas, warga mempertanyakan klaim bahwa kualitas air masih memenuhi baku mutu. Mereka menilai pemeriksaan internal belum cukup dan mendesak adanya uji laboratorium independen dengan hasil yang diumumkan secara terbuka kepada publik.

“Kalau memang aman, silakan buktikan dengan hasil uji laboratorium yang terbuka,” tegas warga.

Hal senada disampaikan Kepala Wilayah (Kawil) Dusun Tabat, Bernadus.

Ia membenarkan adanya luapan air limbah pabrik PT APS yang mengalir ke sungai pada pagi hari.

“Air limbah pabrik PT APS meluap dan mencemari Sungai Sekayuk. Airnya cokelat pekat, warga yang mau cuci piring tidak bisa menggunakan air sungai,” ujarnya.

Akibat pencemaran tersebut, aktivitas warga yang bergantung pada sungai terganggu. Sungai yang selama ini digunakan untuk mandi, mencuci, dan kebutuhan harian lainnya tidak dapat dimanfaatkan karena dikhawatirkan membahayakan kesehatan.

Atas kejadian ini, Wakil Ketua DPRD Sanggau, Roby Sugianto didampingi anggota serta perwakilan masyarakat turun ke lapangan, bahkan sempat mengambil sample air sungai tersebut.

” Ini bukan kejadian petama. Dan ini kejadiannya nyaris serupa sudah berulang kali juga,” ungkapnya.

Menurut Roby, laporan pencemaran diterimanya setelah menghadiri kegiatan Natal yang diinisiasi Pemerintah Desa Sosok.

Atas hal itu, dirinya langsung menuju Sungai Sekayuk untuk melihat kondisi lapangan.

“Menurut warga, pada malam sebelumnya air sungai terlihat sangat pekat dan menghitam. Meski sekarang kondisi sedikit membaik karena hujan. Tapi jejak pencemaran masih terlihat jelas lah,” terangnya.

Roby menegaskan DPRD akan mendorong koordinasi dengan pihak perusahaan serta instansi terkait, termasuk Komisi IV DPRD yang membidangi kesehatan dan lingkungan.

“Perusahaan tentunya berorientasi pada keuntungan. Namun, kepentingan masyarakat mesti diperhatikan,” ujarnya.

Ditegaskan, peninjauan lapangan ini bukan untuk menyudutkan perusahaan, melainkan mencegah dampak lingkungan yang lebih luas.

“Warga sangat bergantung pada air sungai ini, untuk mandi, mencuci dan kebutuhan sehari-hari. Nah, kalau pencemaran terus berulang, yang dirugikan tentu masyarakat,” cetusnya.

Roby berharap ada solusi permanen dari perusahaan. Sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi ke depan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari manajemen PT APS, terkait keluhan warga atas dugaan pencemaran Sungai Engkadan dan Sekayuk tersebut. [ red ]

editor/publisher : admin radarkalbar.com

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Limbah PT APSPT APSRoby SugiantoSungai EngkadanSungai SekayukWakil Ketua DPRD Sanggau
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan
29/05/2026
Diduga Kabur Usai Tabrak Satu Keluarga di Depan RM Tahu Sumedang, Sopir Honda Jazz Dicari Polisi dan Keluarga
28/05/2026
Korban Lakalantas di Jalan Raya Sungai Batang, Sungai Pinyuh Bertambah
03/06/2026
Santriwati yang Hamil tanpa Pernah Gituan, Terungkap, Pelakunya Pengasuh Ponpes
28/05/2026

Berita Menarik Lainnya

Salahnya Dimana? Program MBG di Sanggau Malah Diwarnai Kenaikan Kasus Stunting

08/06/2026

Kasus DBD Meningkat, Anggota DPRD Sanggau Desak Dinkes Proaktif dan Evaluasi SOP Fogging

03/06/2026

Terkait Tata Niaga TBS, PKS Rimba Belian Disorot LSM Citra Hanura

21/05/2026

Langgar Aturan Jalan Nasional, Kanopi Toko Hero Sticker Mesti Dibongkar, Berani kah Ju?

15/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang