Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sanggau > Update Data DBD Sanggau per 6 Desember 2023, Penderita 406, Meninggal Jadi 15 Orang
Sanggau

Update Data DBD Sanggau per 6 Desember 2023, Penderita 406, Meninggal Jadi 15 Orang

Last updated: 07/12/2023 19:06
07/12/2023
Sanggau
Share

FOTO : Plt Kepala BPBD Sanggau, Budi Darmawan S.Tp., M.M (Ist)

SANGGAU – radarkalbar.com

SEBARAN kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sanggau terus menunjukan peningkatan, sejak beberapa pekan belakangan ini.

Kendatipun Pemkab Sanggau telah menetapkan kejadian luar biasa (KLB) terhadap DBD ini.

Kondisi ini, tentunya menjadi perhatian semua unsur yang berada di Bumi Daranante (julukan Sanggau, red).

Pasalnya, bukan hanya penderita yang meningkat menjadi 406 orang. Namun, penderita yang meninggal pun saat ini sudah mencapai 15 orang.

Pelaksana tugas (Plt) BPBD Sanggau, Budi Darmawan S.Tp,. M.M kepada awak media radarkalbar.com, pada Kamis (7/12/2023) pihaknya selaku Satgas KLB DBD dan sejumlah unsur lainnya, terus melaksanakan berbagai upaya untuk menekan sebaran penyakit akibat nyamuk aedes aegypti tersebut.

“Ya, bertambah hingga tanggal 6 Desember 2023, untuk penderita sebanyak 406 orang. Dan yang meninggal menjadi 15 orang. Nah, untuk menekan ini, kami bersama unsur lainnya, terus melaksanakan berbagai upaya,” ungkap pria yang juga Ketua MABM Kabupaten Sanggau ini.

Berdasarkan data per 6 Desember 2023 tersebar di 14 kecamatan, masing-masing :

1. Kapuas, penderita 122 orang, meninggal 3 orang.

2. Parindu, penderita 66 orang, meninggal 2.

3. Tayan Hulu, penderita 37 orang, meninggal 5 orang.

4. Kembayan, penderita 31 orang, meninggal 1 orang.

5. Sekayam, penderita 26 orang.

6. Tayan Hilir, penderita 25 orang, meninggal 2 orang.

7. Entikong, penderita 20 orang.

8. Toba, penderita 19 orang.

9. Balai, penderita 18 orang.

10. Meliau, penderita 10, meninggal 1 orang.

11. Mukok, penderita 10 orang.

12. Beduai, penderita 8 orang.

13. Bonti, penderita 3, meninggal 1 orang.

14. Jangkang, penderita 1 orang.

“Kondisi ini, tentunya menjadi perhatian kita bersama. Pemerintah, terus menggalakkan berbagai daya upaya untuk menekan DBD ini,” cetusnya.

Pria dengan sapaan akrab Bang Budi ini menambahkan, keberhasilan menekan sebaran DBD ini, tidak semata-mata terletak pada pemerintah.

Namun, yang sangat kongkrit adalah kesadaran masyarakat dalam menerapkan 3M plus dalam keseharian.

“3 M plus itu, seperti menguras tempat penampungan air, menurutp tempat penampungan air, mengubur barang bekas, hindari gigitan nyamuk, tidur menggunakan kelambu dan menyalakan obat nyamuk. Nah, kesadaran ini yang perlu kita tumbuhkan,” ujarnya.

Baiknya lagi kata Bang Budi, bila di lingkungan masyarakat pembersihan ini, dilakukan dengan cara gotong royong.

“Bersihkan, dan jangan sampai membiarkan ada tempat barang seperti kaleng botol, barang bekas tergenang air, sehingga menjadi tempat bersarangnya nyamuk,” imbuhnya.

Ia mengimbau masyarakat di Kabupaten Sanggau untuk peduli dengan kebersihan lingkungan. Sebab, lingkungan yang kotor, banyak genangan air, maka menjadi pemicu nyamuk untuk bersarang dan berkembang biak.

“Kita imbau warga mempunyai kesadaran yang tinggi atas kebersihan lingkungan tempat tinggal. Sehingga tidak ada ruang untuk nyamuk bersarang dan berkembang bika. Jika sudah demikian, maka sebaran DBD di Kabupaten Sanggau, yakin ana teratasi atau ditekan,” pungkasnya. (SrY)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:KLB DBDmenerapkan 3M plus
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan
29/05/2026
Diduga Kabur Usai Tabrak Satu Keluarga di Depan RM Tahu Sumedang, Sopir Honda Jazz Dicari Polisi dan Keluarga
28/05/2026
Korban Lakalantas di Jalan Raya Sungai Batang, Sungai Pinyuh Bertambah
03/06/2026
Betapa Dahsyatnya Film Pesta Babi
24/05/2026

Berita Menarik Lainnya

Kasus DBD Meningkat, Anggota DPRD Sanggau Desak Dinkes Proaktif dan Evaluasi SOP Fogging

03/06/2026

Terkait Tata Niaga TBS, PKS Rimba Belian Disorot LSM Citra Hanura

21/05/2026

Langgar Aturan Jalan Nasional, Kanopi Toko Hero Sticker Mesti Dibongkar, Berani kah Ju?

15/05/2026

Surat Kades Tak Kunjung Berbalas, Viral di Medsos, Namun Perbaikan Jembatan Temurak Meliau Masih Menggantung?

14/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang