Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Ragam > IWO Inhil Sambangi Kakek Alkamah
Ragam

IWO Inhil Sambangi Kakek Alkamah

Last updated: 07/12/2019 23:11
07/12/2019
Ragam
Share

Inhil, radar-kalbar.com- Ikatan Wartawan Online (IWO), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengunjungi Kakek Alkamah (74 ) yang tinggal di gubuk reyot di Jalan Abdul Manaf Tembilahan, Sabtu (7/12/19).

Kakek yang hidup sebatangkara dirumah gubuk kecil reyot dan saat ini terendam banjir akibat air pasang tersebut menuai perhatian. ketika Pengurus IWO Inhil berkunjung hendak memasuki lorong menuju rumah kakek tersebut terpaksa harus melewati genangan air yang cukup dalam.

Tanpa berpikir panjang, rombongan IWO Inhil pun memutuskan untuk terus berjalan melintasi genangan air tersebut untuk melihat kondisi kakek tua itu.

“Terlihat genangan air juga masuk kedalam gubuk reyot yang di tinggali kakek Alkamah, alangkah sedih hati kami melihat kakek tua yang hidup sendiri tinggal di tempat yang seperti itu,” ungkap Muridi Susandi saat melihat kondisi si kakek yang saat itu duduk diatas kursi lapuk didalam rumah sambil memakan nasi pemberian dari tetangga nya.

Ketika itu, si kakek menatap rombongan IWO Inhil sambil kebingungan, dan dia menyambut IWO Inhil dengan menghentikan makannya sejenak.

Ketika masuk kerumahnya tercium aroma menyengat yang kurang sedap. Akan tetapi terlihat si kakek sudah terbiasa saja dengan kondisi gubuk yang reot berantakan dipenuhi dengan genangan air pasang, mungkin karena si kakek sudah terbiasa dengan kondisinya tersebut.

Kemudian pengurus IWO Inhil mencoba untuk berbincang dengan si kakek, menanyakan beberapa pertanyaan yang seketika si kakek menjawab dengan mata yang berkaca -kaca.

Meskipun hanya tinggal sendirian tanpa sanak saudara, kakek yang akrab dipanggil Kamah itu tetap tabah dalam menjalani kehidupan. Untuk bertahan hidup, kakek Kamah harus makan dari hasil uluran tangan tetangga dan orang- orang yang berkunjung ke gubuk nya.

“Ya seperti ini lah nak , saya tinggal di sini sendirian sudah puluhan tahun. Ini juga tanahnya numpang milik orang yang kebetulan orangnya baik mau meminjamkan tanah ini untuk saya . Kalau makan ya seadanya, yang penting ada yang dimakan, ucap kakek alkamah saat awak media singgah di rumahnya pada Sabtu (7/12/2019).

Setelah IWO Inhil mendapatkan informasi yang cukup akurat yang dijelaskan langsung dari kakek tersebut, terlihat kebahagiaan mimik muka kakek itu karna kami IWO Inhil berkunjung ke gubuknya.

Tak puas dengan info dari kakek mengenai dirinya. IWO Inhil mencoba mencari informasi dengan bertanya ketetangganya yang tidak jauh dari tempat tinggal kakek Alkamah.

“Orang ni sudah seumuran disini dasar urang asal sini. Amun di sambat keluarga kadak tahu juak leh mungkin ada juak sangkut keluarga tapi jauh,” kata salah satu warga yang kami konfirmasi.

Pria itu menjelaskan bahwa untuk makan si kakek warga sekitaran sini terkadang membelikan nasi bungkus beserta air.

“Sidin ni kadang kadang nukar kadang kadang urang ai membagi,”pungkasnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Ikatan Wartawan Online (IWO)Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil)Kakek tuaRumah reyot
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Bawa Sabu di Saku Celana, Warga Singkawang Diciduk Polisi di Jalur Lintas Malindo
06/03/2026
Potret PT WHW Kendawangan, TKA Dominasi Posisi Penting Ditengah Keluhan Pekerja Lokal, Nelayan kian Terhimpit
10/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Gema Meriam Karbit BPM Kalbar, Tak Sekadar Dentuman, Tapi Simbol Harmoni di Tepian Kapuas

26/03/2026

Dugaan Kekerasan di SMA Taruna Bumi Khatulistiwa Bergulir ke Ranah Hukum

09/03/2026

Hadiri Buka Puasa Ramadan Polda Kalbar, LDII Tegaskan Dukung Terwujudmya Kalbar Damai dan Harmoni

27/02/2026

Sapa Pengendara di Tugu Digulis, Dirlantas dan Polwan Polda Kalbar Tebar Kebaikan Ramadan

23/02/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang