Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sanggau > Ratusan Burung Kacer Asal Malaysia, Diseludupkan Lewat Jalur Tikus, Digagalkan Prajurit Satgas Pamtas
Sanggau

Ratusan Burung Kacer Asal Malaysia, Diseludupkan Lewat Jalur Tikus, Digagalkan Prajurit Satgas Pamtas

Last updated: 07/09/2019 08:57
07/09/2019
Sanggau
Share

Sanggau, radar-kalbar.com- Sedikitnya 210 ekor burung Kacer berhasil diamankan prajurit Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643 Wanara Sakti (Wns) saat diselundupkan dari Malaysia tujuan Indonesia melalui jalur perbatasan di Kabupaten Sanggau, Kalbar.

Komandan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto mengungkapkan ratusan burung Kacer itu diamankan anggota Pos Pemodis.

” Anggota Pos Pemodis mengamankan burung jenis Kacer. Nah, modusnya burung Kacer ini ditempatkan dalam enam keranjang dan dibawa menggunakan kendaraan roda empat ke Pontianak,” ungkapnya, Jumat (6/9/2019).

Diungkapkan, ratusan ekor Burung Kacer itu masuk lewat jalur tikus yang menghubungkan Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau dengan Tebedu, Malaysia. Pemilik 210 ekor Kacer tersebut yaitu TT, warga Entikong.

“Rencananya Burung Kacer itu akan dibawa ke pengepul di Pontianak. Untuk proses lebih lanjut, kami serahkan Kacer dan pembawanya ke Stasiun Karantina Pertanian Entikong,” tegasnya.

Jumat pagi, ratusan ekor Kacer selundupan itu dilepas-liarkan ke hutan di sekitar PLBN Entikong. Pelepas-liaran Kacer ini dilakukan Stasiun Karantina Pertanian Entikong bersama Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalbar.

Kacer Pesanan dari Jawa, Diselundupkan Lewat Perbatasan Kalbar

Kepala Stasiun Karantina Pertanian Entikong, Yongki Wahyu Setiawan menyebutkan dalam dua pekan ini penyelundupan Kacer dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur perbatasan kembali marak.

“Dalam dua minggu ini kami mendapatkan pelimpahan Kacer selundupan di dua Kabupaten perbatasan lebih kurang seribu ekor. Lima ratusan dari Kabupaten Bengkayang, sisanya dari Kabupaten Sanggau,” jelas Yongki.

Yongki menduga, maraknya penyelundupan Kacer ini disebabkan permintaan dari Pontianak cukup tinggi. Tingginya jumlah permintaan Kacer membuat pelaku memanfaatkan jalur resmi dan tidak resmi di perbatasan untuk memasok satwa piaraan tersebut.

“Permintaan Kacer lagi banyak. Dari info yang kami dapatkan, Kacer-kacer ini muaranya ke Jawa. Jadi pelaku ambil di Malaysia, kemudian dibawa masuk ke Indonesia lewat perbatasan di Bengkayang dan Sanggau, lalu dibawa ke Pontianak. Dari Pontianak dibawa lagi ke Jawa,” ungkapnya.

Ditegaskan, pihaknya akan terus menjalin sinergi untuk memutus rantai penyelundupan Kacer lintas negara dan lintas pulau tersebut.

“Ini untuk mencegah penyebaran hama dan penyakit hewan karantina, baik secara antar pulau ataupun dari luar negeri,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

Pewarta : tim liputan
Editor : antonius sutarjo

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Komandan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WnsMayor Inf Dwi Agung Prihantoprajurit Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643 Wanara Sakti (Wns)
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Surat Kades Tak Kunjung Berbalas, Viral di Medsos, Namun Perbaikan Jembatan Temurak Meliau Masih Menggantung?

14/05/2026
Ratusan Orang Antusias Nobar Film Pesta Babi di Mempawah
21 jam lalu
“Ramai di Medsos”, Ada Apa dengan Pelayanan di RSUD MTh Djaman?
07/05/2026
Mengenal Indri Wahyuni, Dikenal Mrs Artikulasi Saat Skakmat Regu SMAN 1 Pontianak
11/05/2026
Korupsi Jalan Lambau..! Penyidik Kejari Bengkayang Seret Direktur PT MPK dan “Makelar” Dokumen Jadi Tersangka
30/04/2026

Berita Menarik Lainnya

Terkait Tata Niaga TBS, PKS Rimba Belian Disorot LSM Citra Hanura

21/05/2026

Langgar Aturan Jalan Nasional, Kanopi Toko Hero Sticker Mesti Dibongkar, Berani kah Ju?

15/05/2026

Langgar Aturan Tata Ruang? Kanopi Toko Hero Sticker Tetap Dipasang Meski Sempat Dihentikan

13/05/2026

Ban Pecah..! Avanza Seruduk NMAX di Jalan Batang Tarang – Sosok, Tewaskan Bapak dan Anak

11/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang