Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Peristiwa > Warga Kantuk Sanggau, Akhiri Hidupnya Menggunakan Sepotong Dasi
Peristiwa

Warga Kantuk Sanggau, Akhiri Hidupnya Menggunakan Sepotong Dasi

Last updated: 06/09/2018 16:34
06/09/2018
Peristiwa
Share

Sanggau (radar-tayan.com)- Warga lingkungan Kantuk, Kelurahan Tanjung Kapuas, Kota Sanggau gempar. Setelah, Rn alias Sn (42) warga setempat, ditemukan tergantung dengan sepotong dasi, pada Kamis (6/9) sekitar pukul10,50 Wib.

Kapolsek Kapuas, Iptu Sri Mulyono menuturkan awalnya sekira jam 08.00 Wib, keponakan korban melihat pamannya masih menikmati kopi santai di rumah. Kemudian keponakannya itu berkata kepada korban, agar jangan keluar rumah, karena dirinya mau keluar.  “Menurut keterangan kerabat korban, saat di mau keluar rumah,korban masih ngopi. Dan ngomong dengan korban, agar paman jangan keluar, di rumah saja saya mau masang dekorasi untuk acara paradje di Kraton,”ungkapnya.

Ditambahkan, kemudian sekira pukul 09.30 Wib abang korban bernama Ismail mau menjemur baju di lantai dua. Dan sambil melihat kamar korban tiba – tiba alangkah kagetnya, melihat korban dalam posisi tergantung di tiang kasau kamar dengan menggunakan dasi SMA warna biru laut dengan ukuran kurang lebih 40 cm.

Abang korban Ismail langsung berteriak memanggil isterinya yang sedang mengayun anak mereka di lantai bawah. Dan meminta bantuan tetangga menghubungi Polisi.

“Dan pada pukul 11.45 Wib dilakukan visum oleh dokter Suharyadi Sasmanto di ruang jenasah RSUD MTh Djaman, dengan hasil sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Hasilnya tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan. Hanya terdapat bekas jeratan di leher korban,” tegas dia.

Dijelaskan, menurut keterangan beberapa saksi – saksi, korban pada akhir Agustus 2018 sudah mulai berubah. Korbam sering diam seorang diri dan meminta diajarkan sholat. Untuk sementara, penyebab aksi nekad korban, kemungkinan disebabkan faktor ekonomi karena kesehariannya hanya sebagai nelayan.

 

Pewarta : Sery Tayan

Editor    : Sery Tayan

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Alami Pemadaman Massal, BPM Kalbar Desak Pimpinan PLN Dicopot dan Ancam Gelar Demonstrasi Besar

03/07/2026
Sengaja Dikunci? Dugaan Kongkalikong Tender Jembatan Sungai Barak Mukok Mencuat..!
28/06/2026
KANNI Kalbar Desak PLN Transparan Soal Listrik Padam ‘Berjemaah’ di Sanggau hingga Mempawah dan Wilayah Lainnya
03/07/2026
Menelisik Bangunan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Dibangun Telan Dana Puluhan Milyar Tapi Tak Ditempati, Ini Penyebabnya
11/07/2026
Digantung Tanpa Kejelasan, Puluhan Karyawan PT MJP 1 Sekadau, Tuntut Kepastian Nasib di DPRD Sekadau
07/07/2026

Berita Menarik Lainnya

Lansia Tewas dalam Tabrakan Adu Banteng Dua Motor di Jalan Wonodadi II Desa Arang Limbung

09/07/2026

Diduga Epilepsi Kambuh saat Menyeberang, Pria di Sanggau Jatuh dan Tenggelam di Sungai Kapuas

28/06/2026

Gercep Tim Gabungan Selamatkan Korban Perahu Motor Tabrakan

08/06/2026

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang