Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Ragam > Dua Doni Monardo di Sentani
Ragam

Dua Doni Monardo di Sentani

Last updated: 05/09/2019 08:17
05/09/2019
Ragam
Share

Sentani (radar-kalbar.com) – Sekiranya masih melekat kuat di ingatan warga Sentani bahwa enam bulan lalu, tepatnya tanggal 16-17 Maret 2019, air bah datang dari atas pegunungan Cyclops dan menggulung apa saja yang ada di bawahnya.

Seratusan lebih warga menjadi korban dan lainnya luka-luka. Beberapa hari setelah itu kota lumpuh. Bahkan sisa-sisa derasnya air yang membawa petaka itu masih membekas di tembok-tembok bangunan perkotaan dan bisa dilihat dengan mata telanjang hingga hari ini.

Enam hari pascabanjir tersebut, seorang jenderal TNI bernama Doni Monardo hadir bersama pasukannya di bawah bendera Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membawa harapan bagi warga yang terdampak. Ia datang mendengar langsung keluhan dan kebutuhan warga yang terdampak banjir bandang. Matanya merekam segala sesuatu yang menjadi derita warga pada saat bencana. Dialog demi dialog terjadi sehingga bantuan-bantuan terus mengalir mencapai korban terdampak melalui perintahnya.

Apa yang dilakukan Doni Monardo sebagai Kepala BNPB setelah datang langsung memberi bantuan bagi warga Sentani ternyata disimpan dalam ingatan oleh seorang ibu yang tengah hamil tua pada saat bencana itu terjadi. Kehadiran Doni Monardo sebagai pemberi harapan baik bagi warga itu mengilhami seorang ibu sehingga nama “Doni Monardo” diberikan kepada bayi laki-laki yang dilahirkannya pada tanggal 26 Maret 2019, atau tepatnya sehari setelah mantan Komandan Jenderal Kopassus itu berkunjung dan memberi bantuan di wilayahnya.

Ibu bernama Yunita Dayopo itu sangat terinspirasi dengan sosok Doni Monardo yang gagah dan berhati malaikat. Sebagai bapak pemberi harapan bagi dirinya dan seluruh warga terdampak banjir bandang Sentani. Istri dari suami bernama Hendrik Ibo itu lantas menyematkan nama serupa dengan tambahan nama belakang “Ibo” dari sang ayah dengan harapan dapat menjadi anak yang gagah berani dan berhati malaikat serta pemberi harapan bagi nusa dan bangsanya.

“Kami berharap agar supaya Doni Monardo Ibo dapat mencontoh bapak Doni sebagai prajurit yang gagah berani dan sebagai Kepala BNPB yang berhati mulia, pemberi harapan nyata bagi bangsa dan negara Indonesia,” ucap Yunita.

Harapan itu diungkapkan oleh kedua orang tua Doni Monardo Ibo yang sengaja hadir pada rangkaian acara Kebersamaan dalam se-Helai Papeda dari Pinggiran Danau Sentani untuk Persatuan dan Kedamaian Bagi Tanah Papua dan Indonesia di Bumi Kenambai Umbai, Sentani, Jayapura, Selasa (3/9).

Dalam acara tersebut, Kepala BNPB Doni Monardo juga hadir untuk memberikan bantuan berupa 26 perahu katamaran, 260 alat pengasap ikan, 100 ribu pohon masohi dan dua pabrik sagu, sebagai bagian dari pemulihan sosial ekonomi bagi warga terdampak banjir Sentani di Danau Sentani.

Pada kesempatan itu, dua Doni Monardo akhirnya bertemu dalam suasana damai dan penuh suka cita. Doni kecil tampak tenang ketika digendong Doni Monardo. Senyum bahagia merekah di wajah Kepala BNPB sesaat setelah mendekap erat bayi pemilik nama yang sama berusia enam bulan itu.

“Dia mirip sama dengan saya, ya. Kulitnya bersih,” ucap Doni yang disambut tawa dari warga.

Sebelum menyerahkan kembali kepada kedua orang tuanya, Doni Monardo mendoakan dan berharap semoga kelak Doni Monardo Ibo bisa menjadi sosok yang berguna bagi bangsa dan negara.

“Semoga Doni Monardo Ibo kelak menjadi manusia yang tangguh. Berguna bagi keluarga, bangsa dan negara”, ucap Doni.

 

 

 

Sumber :A Wibowo
Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Doni MonardoHelai Papeda dari Pinggiran Danau Sentani untuk Persatuan dan Kedamaian Bagi Tanah Papua dan Indonesia di Bumi Kenambai UmbaiJayapurapegunungan CyclopsSentani
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan
29/05/2026
Diduga Kabur Usai Tabrak Satu Keluarga di Depan RM Tahu Sumedang, Sopir Honda Jazz Dicari Polisi dan Keluarga
28/05/2026
Korban Lakalantas di Jalan Raya Sungai Batang, Sungai Pinyuh Bertambah
03/06/2026
Santriwati yang Hamil tanpa Pernah Gituan, Terungkap, Pelakunya Pengasuh Ponpes
28/05/2026

Berita Menarik Lainnya

Yayasan Trah Kesultanan Dikukuhkan, Siap Dorong Ekonomi dan Wisata Budaya Singkawang

08/06/2026

Pemerintah Pastikan Galon Guna Ulang Aman

20/05/2026

Singkawang Siap Gelar Gawe Dayak Naik Dango XXVI, Pemkot Targetkan Dampak Ekonomi dan Wisata

14/05/2026

Pengukuhan YKBPMTK Kalbar Siap Digelar 6 Juni di Singkawang

11/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang