Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sanggau > Menolak Punah di Tangan Pak Sun, Kerajinan Kalengkang Sanggau Kini Sah Jadi Warisan Budaya Nasional
Sanggau

Menolak Punah di Tangan Pak Sun, Kerajinan Kalengkang Sanggau Kini Sah Jadi Warisan Budaya Nasional

Last updated: 06/07/2026 01:05
05/07/2026
Sanggau
Share

FOTO : Raja Sanggau, Pangeran Ratu Surya Negara, Drs H Gusti Arman M Si bersama keluarga mengenakan tenun kerajinan Kalengkang [ ist ]

Pewarta/editor : SerY TayaN

​SANGGAU – Sebuah dedikasi yang konsisten akhirnya berbuah manis di panggung nasional. Kerajinan tradisional Kalengkang, kain adat khas Sanggau yang sarat nilai sejarah, resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Nasional.

Keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan sebuah momentum “penyelamatan” identitas daerah.

Tak heran jika gelombang apresiasi bernada haru dan bangga langsung mengalir deras, terutama dari jantung adat Sanggau. Adalah, Istana Surya Negara Kesultanan Sanggau dan Dewan Pimpinan Cabang Majelis Adat Budaya Melayu (DPC MABM) Kecamatan Kapuas. Dan dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sanggau.

Atas dukungan ini, menunjuk satu nama di balik layar yang menjadi motor penggerak runtuhnya dinding kepunahan Kalengkang yakni Sunaryo Adema, yang akrab dengan sapaan Pak Sun.

​Saat ditemui oleh tim radarkalbar.com, Raja Sanggau Pangeran Ratu Surya Negara, Drs H Gusti Arman M Si tidak dapat menyembunyikan rasa hormatnya atas perjuangan gigih Sunaryo. Bagi pihak Kesultanan Sangagu, apa yang dilakukan Sunaryo adalah bentuk kesetiaan tertinggi pada leluhur.

“Kami atas nama Istana Surya Negara, zuriat, serta kaum kerabat Kesultanan Sanggau, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Sunaryo Adema,” ungkap Pangeran Ratu Surya Negara dengan nada takzim.

​Lebih dari sekadar ucapan selamat, Pangeran Ratu melihat tindakan Sunaryo merekomendasikan dan mengawal Kalengkang ke tingkat nasional sebagai cetak biru (blueprint, red) penting bagi masa depan generasi muda Sanggau.

“Upaya beliau adalah kontribusi berharga agar nilai budaya kita tidak lekang oleh waktu. Semoga semangat dan kepedulian Bapak Sunaryo menjadi pemantik api inspirasi bagi banyak pihak untuk tidak malu menjaga kekayaan daerah,” tegas pria dengan sapaan akrab Pak Teh.

Tak cukup sampai di situ, ​apresiasi yang berbeda namun senada juga ditiupkan oleh DPC MABM Kecamatan Kapuas. Lantas, melalui Sekretarisnya, Gusti Baiturrahman, MABM melihat sosok Sunaryo bukan hanya sebagai pelestari, melainkan sebagai “pembuka jalan” (pioneer, red) bagi modernisasi produk budaya tanpa kehilangan akarnya.

“Kami mengucapkan terima kasih yang mendalam atas pengabdian dan kerja keras Bapak Sunaryo Adema. Segala ikhtiar yang telah beliau lakukan hari ini adalah motor penggerak bagi kemajuan budaya di Kabupaten Sanggau secara keseluruhan,” ucapnya tulus.

Kini, setelah Kalengkang resmi menyandang status sebagai Warisan Budaya Nasional, tantangan berikutnya berada di pundak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

Tentunya, pengakuan ini menjadi lonceng pengingat, bahwasanya perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan ekonomi kreatif berbasis kain Kalengkang harus segera diperkuat agar karya adiluhung ini tetap hidup di kehidupan sehari-hari, bukan sekadar menjadi pajangan di etalase museum. [ red ]

 

 

 

 

Publisher : Admin radarkalbar.com

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Kain tenunKalengkangRaja Sanggau Drs H Gusti Arman M SiWarisan Budaya Tak Benda
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Alami Pemadaman Massal, BPM Kalbar Desak Pimpinan PLN Dicopot dan Ancam Gelar Demonstrasi Besar

03/07/2026
Menelisik Bangunan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Dibangun Telan Dana Puluhan Milyar Tapi Tak Ditempati, Ini Penyebabnya
11/07/2026
Sengaja Dikunci? Dugaan Kongkalikong Tender Jembatan Sungai Barak Mukok Mencuat..!
28/06/2026
KANNI Kalbar Desak PLN Transparan Soal Listrik Padam ‘Berjemaah’ di Sanggau hingga Mempawah dan Wilayah Lainnya
03/07/2026
Digantung Tanpa Kejelasan, Puluhan Karyawan PT MJP 1 Sekadau, Tuntut Kepastian Nasib di DPRD Sekadau
07/07/2026

Berita Menarik Lainnya

Menjelma ‘Ayah’ Bagi si Yatim, Ketulusan Mas Kades Narto Antar Jumadi Jemput Impian di Hari Pertama Masuk Sekolah

37 menit lalu

Kodim 1204 Sanggau Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco Desa Riyai

11/07/2026

Sikap Tegas Asosiasi Penambang Pasir Sanggau, Bantah Tudingan Gunakan BBM Subsidi dan Pastikan Seluruh Anggota Patuhi Aturan

09/07/2026

Tim Satresnarkoba Polres Sanggau Tangkap Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi di Kecamatan Kapuas

08/07/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang