Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sekadau > Polres Sekadau Konsisten Gempur Aktivitas PETI, Tiga Kasus Diungkap Sejak Mei 2025
Sekadau

Polres Sekadau Konsisten Gempur Aktivitas PETI, Tiga Kasus Diungkap Sejak Mei 2025

Last updated: 05/07/2025 21:05
05/07/2025
Sekadau
Share

FOTO : Salah satu peralatan untuk aktivitas PETI yang diamankan Polres Sekadau [ ist ].

Doni – radarkalbar.com

SEKADAU – Komitmen Kepolisian Resor Sekadau dalam menindak tegas praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali dibuktikan.

Sejak Mei hingga awal Juli 2025, jajaran Polres Sekadau telah berhasil mengungkap tiga kasus PETI yang tersebar di sejumlah titik rawan tambang ilegal, termasuk kawasan aliran sungai yang rentan rusak secara ekologis.

Kapolres Sekadau, AKBP Donny Molino Manoppo, melalui Kasat Reskrim Iptu Zainal Abidin, mengungkapkan dari hasil penyelidikan, dua kasus melibatkan pelaku penambang langsung dan satu kasus menyasar pengepul.

“Ketiganya sudah kami proses hukum sesuai ketentuan Pasal 158 jo Pasal 35 Undang-Undang Minerba. Ancaman hukumannya maksimal 5 tahun penjara dan denda hingga Rp100 miliar,” tegas Iptu Zainal, Sabtu (5/7/2025).

Menurutnya, tindakan tegas tersebut tidak hanya sebagai bentuk penegakan hukum, namun juga bagian dari upaya menyelamatkan lingkungan hidup dari kerusakan akibat praktik tambang ilegal.

Salah satu lokasi yang sempat menjadi pusat perhatian, yakni kawasan Lawang Kuari, kini dinyatakan bebas dari aktivitas PETI.

“Sejak AKBP Donny menjabat sebagai Kapolres, kita terus lakukan pemetaan dan patroli rutin. Wilayah yang dulu dikenal sebagai sarang tambang liar kini bersih,”tegasnya.

Adapun pengungkapan terbaru dilakukan oleh Polsek Sekadau Hulu pada 3 Juli 2025. Petugas menemukan lokasi tambang ilegal aktif di aliran Sungai Sekadau.

Namun, saat aparat tiba di lokasi, para pekerja telah melarikan diri. Sejumlah peralatan diamankan dan kini dalam proses identifikasi.

“Kami masih mendalami siapa pemilik alat-alat tersebut. Penyelidikan terus berjalan untuk menjerat pelaku utamanya,” tegasnya lagi.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur dengan aktivitas PETI yang menjanjikan keuntungan cepat namun melanggar hukum dan berisiko tinggi.

“Kami imbau warga untuk menghentikan kegiatan tambang ilegal, terutama di kawasan sungai yang bisa berdampak luas terhadap kerusakan lingkungan dan bencana,” pungkasnya.

Terpisah, praktisi hukum Kalbar, Munawar Rahim, menyatakan langkah tegas aparat penegak hukum perlu diimbangi dengan regulasi pemerintah yang komprehensif dan adil.

Ia menilai keberadaan PETI tidak semata-mata karena niat melanggar hukum, namun juga karena belum adanya jalur legal yang bisa diakses masyarakat kecil.

“Penegakan hukum harus tetap berjalan. Namun pemerintah wajib hadir memberi solusi. Salah satunya dengan mempercepat pembentukan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang sah,” ungkap Munawar.

Menurutnya, regulasi yang adil akan memberi kepastian hukum sekaligus menjadi jalan keluar agar masyarakat penambang tidak terus berada dalam bayang-bayang hukum.

“Tentunya dengan WPR yang sah, masyarakat bisa menambang secara legal, lingkungan terkontrol, dan negara pun diuntungkan,” ujarnya.

Munawar menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencari solusi jangka panjang yang tidak hanya menindak.

Tetapi juga membina dan mengarahkan masyarakat ke jalur yang sah dan berkelanjutan. [ red ]

 

 

 

 

 

Editor/publisher : Herman M

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:PETIPolres sekadau
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kecelakaan Maut di Kuala Mempawah, Tiga Pelajar Asal Sungai Bakau Kecil Tewas di Tempat

25/02/2026
Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi
02/03/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026
Usut Korupsi Tata Kelola Pertambangan Bauksit, Penyidik Kejati Kalbar Geledah Sebuah di Jalan Pak Benceng Pontianak
19/02/2026
Resmi Dilantik, Utin Risty Emilya Putri Sulung Raja Sanggau Perkuat Layanan Kenotariatan
04/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Sopir Dump Truck Tewas Terjepit Bak Saat Bongkar Pupuk di Sekadau

12/03/2026

Perkuat Ekonomi Rakyat dan Tata Kelola Air, DPRD Sekadau Sahkan Dua Raperda Strategis 2026

10/03/2026

Pererat Sinergi, Ormas Peduli Menak Jawant Gelar Silaturahmi Bersama Awak Media di Sekadau

10/03/2026

Temui Menteri PU, Bupati Sekadau Perjuangkan Pembangunan Jembatan Tiga Belitang Melalui APBN

06/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang