FOTO : Petugas saat mengevakuasi korban (ist)
Tim liputan – radarkalbar.com
SANGGAU – Seorang pengendara sepeda motor tewas dalam kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Raya Bodok– Sanggau, tepatnya di Dusun Rantau Prapat, Desa Sebarra, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Sabtu (31/1/2026).
Korban tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak pohon sawit di sisi jalan. Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.
Peristiwa itu pertama kali diketahui setelah warga melaporkan adanya seorang pengendara motor tergeletak di badan jalan kepada petugas piket Polsek Parindu.
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Parindu segera menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian perkara, petugas mendapati satu unit sepeda motor dengan kerusakan cukup parah di bagian depan serta seorang pengendara yang telah meninggal dunia.
Korban diketahui berinisial S (39), warga Dusun Sawah Bonak, Desa Tanjung Sokan, Kecamatan Sokan, Kabupaten Melawi. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor KB 4139 QR.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, Rahmad Ali dan Martin, korban melaju dari arah Bodok menuju Sanggau dengan kecepatan cukup tinggi. Saat melintas di Dusun Rantau Prapat, sepeda motor korban tiba-tiba oleng dan kehilangan kendali ke arah kanan jalan sebelum akhirnya menabrak pohon sawit.
Kapolsek Parindu Ipda N. Ling, S.H., M.Sos., mengatakan akibat benturan keras tersebut korban mengalami luka berat.
“Korban mengalami luka serius di bagian wajah, terutama mata sebelah kiri, serta patah tulang rusuk bagian kanan depan. Dari hasil pemeriksaan awal, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujarnya.
Usai kejadian, petugas melakukan pengamanan lokasi dan pengaturan arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan. Sepeda motor milik korban kemudian diamankan ke Polsek Parindu sebagai barang bukti guna kepentingan penyelidikan.
Dari keterangan saksi juga diketahui korban sebelumnya melakukan perjalanan jauh bersama rombongan dari Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, sejak pukul 04.00 WIB menuju Kabupaten Melawi.
Selama perjalanan, rombongan hanya sempat beristirahat satu kali.
“Kondisi korban diduga kelelahan dan mengantuk akibat perjalanan panjang. Hal tersebut diduga menjadi faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan tunggal ini,” ungkapnya.
Sekitar pukul 17.00 WIB, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Kabupaten Melawi dan selanjutnya dimakamkan.
” Kita mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara serta tidak memaksakan diri saat merasa lelah atau mengantuk demi keselamatan bersama di jalan raya, ” imbaunya. (RED)
editor/publisher : admin radarkalbar.com




