Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > Gelap Gulita di Trans Kalimantan, Pemerintah Tak Boleh Tutup Mata, Pajak PJU Kemana?
Pontianak

Gelap Gulita di Trans Kalimantan, Pemerintah Tak Boleh Tutup Mata, Pajak PJU Kemana?

Last updated: 01/02/2026 20:53
01/02/2026
Pontianak
Share

FOTO : Ketua Harian Laskar Prabowo LP 08 Kalimantan Barat, Eddy Ruslan, BA (ist)

Tim liputan – radarkalbar.com

KUBU RAYA – Kondisi minimnya penerangan jalan umum (PJU) di ruas Jalan Trans Kalimantan menghubungkan Pontianak – Tayan Hilir dan jalur seterusnya kembali menjadi sorotan.

Sepanjang jalur jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Kubu Raya hingga Kabupaten Sanggau dilaporkan masih gelap pada malam hari, sehingga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Ketua Harian Laskar Prabowo LP 08 Kalimantan Barat, Eddy Ruslan, BA, menegaskan persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Ia menyebut minimnya PJU di jalan nasional sebagai bentuk kelalaian yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan keresahan masyarakat.

Menurut Eddy, di sepanjang jalur utama hingga Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, hampir tidak ditemukan lampu penerangan jalan yang berfungsi secara optimal. Kondisi ini membuat pengendara harus melintas dengan jarak pandang terbatas, terutama pada malam hari.

“Ini bukan jalan lingkungan, melainkan jalan nasional yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat dan perekonomian. Namun kenyataannya, pada malam hari kondisinya gelap dan rawan,” ungkapnya, Minggu (1/2/2026).

Eddy juga menyoroti keberadaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang rutin dibayarkan masyarakat melalui tagihan listrik setiap bulan. Lantas, dia juga mempertanyakan akuntabilitas penggunaan pajak tersebut, mengingat fasilitas penerangan jalan belum dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

“Masyarakat sudah membayar pajak penerangan jalan. Tapi di lapangan, lampu jalan tidak berfungsi. Ini harus dijelaskan secara terbuka oleh pemerintah,” tegasnya..

Dikatakan, minimnya penerangan tidak hanya meningkatkan risiko kecelakaan, tetapi juga membuka peluang terjadinya tindak kriminal, khususnya di ruas jalan yang sepi, tikungan tajam, dan kawasan minim permukiman.

Atas kondisi tersebut, ia mendesak pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi, untuk segera mengambil langkah konkret.

” Kami dinas terkait melakukan pengecekan langsung ke lapangan, sekaligus melakukan pemasangan dan perbaikan PJU di sepanjang Jalan Trans Kalimantan. Dan kami mendesak pemerintah tidak hanya memberikan janji, tetapi segera bertindak. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” cetusnya.

Hingga berita ini dipostingkan, belum ada pernyataan resmi dari instansi terkait mengenai keluhan minimnya PJU di Jalan Trans Kalimantan.

Masyarakat berharap pemerintah segera memberikan penjelasan sekaligus solusi nyata agar ruas jalan nasional tersebut dapat dilalui dengan aman dan nyaman, terutama pada malam hari. (RED)

 

 

 

source : mediakalbarnews.com

editor/publisher : admin radarkalbar.com

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Eddy RusmanJalan trans kalimantanKetua Harian Laskar Prabowo LP 08PJUPPJ
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
Korban Lakalantas di Jalan Raya Sungai Batang, Sungai Pinyuh Bertambah
03/06/2026
Pengelolaan Solar Subsidi di Paloh Dibahas Bersama Nelayan dan HNSI
08/06/2026
Milyaran Rupiah Lenyap Semalam: Petani Keramba Mempawah Menjerit, Dinas Terkesan “Meraba-raba”
11/06/2026
HNSI Sambas Mediasi Nelayan Paloh dan SPBU, Penyaluran BBM Segera Kembali Normal
08/06/2026

Berita Menarik Lainnya

Herman Hofi : Sengkarut Masalah Emas, BBM Subsidi, dan PETI Bukan Soal Aturan, Melainkan Konsistensi Pengawasan dan Integritas

14 jam lalu

Ini Daftar Nama Pamen Polda Kalbar yang Rotasi Jabatan per Juni 2026

27/06/2026

Wamen Imipas Tersangka, KANNI Kalbar : Jangan Cuma Pusat, ‘Usut Juga’ Pontianak dan Entikong..!

08/06/2026

Ketum PWI Pusat Akhmad Munir Siap Hadiri OKK PWI Kalbar

03/06/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang