FOTO : Momen berfoto bersama di atas pentas Kayong Fest 2026 [ Rizal ]
Pewarta/editor : Rizal Komarudin | Publisher : Admin radarkalbar.com
KAYONG UTARA – Menanggapi pemberitaan beredar di sejumlah media terkait dugaan tidak dilibatkannya band lokal dalam kegiatan Kayong Fest 2026 rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Kayong Utara dan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Panitia Kayong Fest 2026 merasa perlu memberikan klarifikasi agar informasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat dipahami secara utuh.
Ketua Panitia Kayong Fest 2026 Sandy Hz menegaskan sejak awal perencanaan kegiatan, panitia memiliki komitmen melibatkan serta memberikan ruang yang luas kepada para seniman dan musisi Kayong Utara.
Bahkan lanjut dia, sejumlah band dan seniman daerah telah dihubungi secara langsung oleh panitia untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang digelar di kawasan Pantai Pulau Datok tersebut.
Salah satu band yang diundang adalah Band Awan Senja. Namun, saat dihubungi oleh panitia pada tahap awal penyusunan acara, pihak band belum dapat memberikan kepastian terkait kesediaan mereka untuk tampil dalam Kayong Fest 2026
“Sejak awal kami sudah menghubungi sejumlah band dan seniman lokal, termasuk Band Awan Senja. Saat itu, salah satu personel menyampaikan bahwa mereka belum bisa memutuskan apakah akan ikut atau tidak dalam kegiatan Kayong Fest 2026,” ujarnya.
Lantas, tim P\panitia kemudian melanjutkan proses penyusunan susunan acara (rundown) dan menentukan pengisi acara berdasarkan konfirmasi yang telah diterima.
Setelah seluruh jadwal tersusun dan materi publikasi, termasuk pamflet kegiatan, telah disebarluaskan kepada masyarakat, Band Awan Senja baru menyampaikan minat untuk berpartisipasi pada 20 Juni 2026.
Namun pada saat konfirmasi tersebut diterima, seluruh slot penampilan telah terisi dan susunan acara telah ditetapkan secara final.
Karena itu, panitia tidak memungkinkan untuk menggeser band maupun seniman lain yang sebelumnya sudah memberikan kepastian dan telah masuk dalam jadwal resmi kegiatan.
“Kami tentu menghargai keinginan Band Awan Senja untuk ikut berpartisipasi. Namun pada saat konfirmasi disampaikan, seluruh susunan acara sudah final sehingga kami tidak bisa mengubah atau menggeser pengisi acara yang telah ditetapkan sebelumnya,” jelasnya.
Panitia juga membantah anggapan Kayong Fest 2026 tidak memberi ruang kepada pelaku seni lokal. Berdasarkan data panitia, dari total 17 seniman dan grup musik yang tampil dalam kegiatan tersebut, sebanyak 14 di antaranya merupakan seniman dan band asal Kabupaten Kayong Utara. Sementara hanya tiga pengisi acara yang berasal dari luar daerah.
Data tersebut menunjukkan semangat utama penyelenggaraan Kayong Fest 2026 justru memberikan panggung yang lebih besar bagi talenta-talenta lokal untuk tampil di hadapan masyarakat luas.
“Kami ingin meluruskan narasi yang berkembang bahwa panitia tidak melibatkan band lokal. Faktanya, mayoritas pengisi acara adalah putra-putri daerah Kayong Utara. Sejak awal, tujuan kegiatan ini memang untuk menampilkan, memperkenalkan, dan memberikan ruang promosi kepada para seniman serta musisi local agar semakin dikenal masyarakat,” tegasnya.
Tentunya, melalui klarifikasi ini, panitia berharap masyarakat memperoleh informasi yang berimbang serta tidak terpengaruh oleh narasi yang tidak sesuai dengan fakta yang terjadi. Panitia juga menegaskan bahwa Kayong Fest 2026 merupakan panggung bersama untuk memajukan seni, budaya, UMKM dan kreativitas masyarakat Kayong Utara.
Sementara sebelumnya diberitakan perhelatan akbar Kayong Fest 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kayong Utara ke-19 sekaligus Hari Bhayangkara ke-80 menuai Sorotan tajam dari pelaku seni lokal. [ red ]
