Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sanggau > LBH AHAVAH Desak Aparat Ungkap Tuntas Dugaan Keterkaitan Judi Online dalam Kasus Pembunuhan di Sanggau
Sanggau

LBH AHAVAH Desak Aparat Ungkap Tuntas Dugaan Keterkaitan Judi Online dalam Kasus Pembunuhan di Sanggau

Last updated: 13/01/2026 16:54
11/01/2026
Sanggau
Share

FOTO : Direktur LBH AHAVAH saat berfoto bersama [ ist ]

Tim liputan – radarkalbar.com

SANGGAU –  Lembaga Bantuan Hukum (LBH) AHAVAH mendesak aparat penegak hukum untuk mengungkap secara transparan dan profesional motif di balik kasus pembunuhan yang menewaskan seorang warga berinisial M.

Dimana yang belakangan ramai diduga berkaitan dengan praktik judi online (judul). Tentunya, sebagai kuasa hukum keluarga korban, LBH AHAVAH menyatakan terus mengikuti perkembangan penanganan perkara tersebut dan menaruh perhatian serius terhadap proses penyelidikan yang sedang berjalan.

Untuk, mereka menegaskan pentingnya hasil investigasi yang menyeluruh guna memastikan motif sebenarnya dari tindak pidana tersebut.

Direktur LBH AHAVAH, Denny Nafi, yang didampingi Ketua Advokat Radiaman Purba, S.H., menyampaikan pihaknya tidak hanya berperan mendampingi keluarga korban, tetapi juga memastikan kasus ini ditangani secara adil dan objektif.

“Nah, sebagai kuasa hukum, kami bukan hanya mendampingi keluarga korban, tetapi juga memastikan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius bagi semua pihak. Kami mendesak pihak berwajib untuk memberikan informasi yang akurat dan transparan kepada publik tentang hasil investigasi,” ujar Denny Nafi.

Ia juga menekan agar aparat penegak hukum bekerja secara profesional tanpa tekanan dari pihak mana pun, mengingat kasus ini telah merenggut nyawa seseorang dan menyangkut hak hukum korban.

“Untuk transparan dalam kasus ini, apa pun motifnya silakan diungkap, tetapi kami mengharapkan keseriusan, profesional, tidak berpihak dan terhindar dari tekanan manapun, karena sudah menghilangkan nyawa seseorang,” ungkapnya.

“Apapun yang terjadi, pelaku harus menerima konsekuensi. Jangan sampai kasus ini diubah dari pembunuhan berencana menjadi pembunuhan biasa, karena hak-hak hukum dari pihak korban harus mendapatkan keadilan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ia mengingatkan apabila dugaan keterkaitan judi online dalam kasus ini terbukti, maka hal tersebut menjadi peringatan serius bagi masyarakat dan aparat terkait bahaya laten praktik perjudian daring.

“Jika memang terbukti judi online menjadi pemicu kasus pembunuhan ini, maka kita semua harus waspada dan berhati-hati. Judi online telah menjadi ancaman serius bagi masyarakat, dan sudah saatnya kita mengambil tindakan tegas untuk mengatasi masalah ini,” cetusnya.

Denny menyatakan akan terus mengawal proses hukum dan mendampingi keluarga korban hingga perkara ini memperoleh kejelasan dan putusan yang berkeadilan.

“Kita tunggu hasil investigasi yang menyeluruh dan transparan. Kejelasan dan keadilan adalah hak keluarga korban dan masyarakat luas. Kami akan terus mendampingi keluarga korban dan memastikan bahwa hak-hak mereka dipenuhi,” pungkasnya. [ red ]

 

 

 

 

 

 

editor/publisher : admin radarkalbar.com

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:JudolLBH AHAVAHPembunuhan di Sanggau
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan
29/05/2026
Diduga Kabur Usai Tabrak Satu Keluarga di Depan RM Tahu Sumedang, Sopir Honda Jazz Dicari Polisi dan Keluarga
28/05/2026
Korban Lakalantas di Jalan Raya Sungai Batang, Sungai Pinyuh Bertambah
03/06/2026
Pengelolaan Solar Subsidi di Paloh Dibahas Bersama Nelayan dan HNSI
08/06/2026

Berita Menarik Lainnya

Sengaja Dikunci? Dugaan Kongkalikong Tender Jembatan Sungai Barak Mukok Mencuat..!

7 jam lalu

Pangkas Birokrasi, Imigrasi Sanggau Dorong Kemudahan Berusaha Lewat Digitalisasi Pelaporan Orang Asing

12 jam lalu

Menembus Jarak dan Keterbatasan, Imigrasi Sanggau Antar Pelayanan Paspor hingga ke Ruang Tamu Warga

12 jam lalu

Menuju Gawai Dayak Nosu Minu Podi XXII Sanggau : Persiapan Capai 80 Persen, Siap Digelar Juli Mendatang

24/06/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang