Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Opini > Kampus Menggeliat
Opini

Kampus Menggeliat

Last updated: 03/02/2024 13:48
01/02/2024
Opini
Share

Oleh : Ketua Satupena Kalimantan Barat, Dr. Rosadi Jamani

KETIKA seorang anak sukses, betapa bangganya orang tua. “Itu anak saya.” Sebaliknya, ketika anak suka menyusahkan orang lain, orang tua yang malu.

Bisa-bisa tak lagi diakui anak. Sedikit gambaran sivitas akademika Universitas Gadjah Mada (UGM) seperti tak lagi mengakui Jokowi sebagai alumninya. Jokowi dinilai sudah melenceng dari amanah UGM.

“Kami menyesalkan tindakan-tindakan menyimpang yang justru terjadi dalam masa pemerintahan Presiden Joko Widodo yang juga merupakan bagian dari keluarga besar Universitas Gadjah Mada,” kata Profesor Koentjoro di Balairung UGM, Rabu, 31 Januari 2024.

Guru besar, dosen, dan mahasiswa UGM menyatakan keprihatinan atas segala tindakan Jokowi sebagai alumninya. Jokowi seperti tak diakui sebagai keluarga besar UGM.

Sontak, petisi dari orang-orang hebat UGM itu seperti mengguncang istana. Gimana perasaan Jokowi bila keluarga besarnya tak lagi mengakuinya? Senang, sedih, marah, atau biasa saja.

Bagaimanapun Jokowi masih presiden negeri ini. Orang nomor satu yang memiliki power luar biasa besar. Dalam survei masih dicintai rakyat sekitar 75 persen.

Saya kira hanya sivitas akademika UGM saja yang membuat petisi. Ternyata, hal serupa dilakukan Universitas Islam Indonesia (UII).

Lewat civitas akademikanya diwakili Prof KH Abdul Kahar Muzakkir membacakan petisi Indonesia Darurat Kebangsaan. Mereka menilai, jalannya demokrasi sudah melenceng dan harus diluruskan.

“Demokrasi Indonesia kian tergerus dan mengalami kemunduran,” kata Abdul Kahar.

UGM dan UII sudah deklarasi keprihatinan. Esok rencananya sivitas akademika Universitas Indonesia (UI) ikut deklarasi. UI mengajak publik melakukan deklarasi kebangsaan dengan tema “Genderang Universitas Indonesia Bertalu Kembali” Semua tahu UI salah satu gerbong reformasi.

Saya hanya membayangkan bila seluruh universitas negeri dan swasta melakukan sikap sama dengan sivitas akademika UGM, UII, dan UI bisa bergetar nusantara. Kalau hanya mtiga kampus, cukup disenyumin atau dijogetin penguasa.

Tapi, bila bergerak se Indonesia, kekuatan rakyat tak bisa dibendung. Siapapun yang berkuasa tak bakalan kuat menghadang bila seluruh elemen kampus plus rakyat bersatu. Negara demokrasi, kekuasaan ada di tangan rakyat. Bila rakyat sudah berkehendak, kekuatan apapun bisa diruntuhkan.

Kita tunggu kampus lain. Rasanya hanya tiga itu. Ingat rektor masih di bawah kendali menteri. Sementara menteri anak buahnya presiden. Rektor paling takut bila jabatannya dicopot.

Kita tunggu kampus lain, berani ndak. Maklum jelang pencoblosan 14 Februari selalu ada manuver atas nama keadilan, demokrasi, dan kesejahteraan.

#camanewak

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:DR. Rosadi JamanikampusKetua Satupena Kalimantan BaratMahasiswaRektor
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Potret PT WHW Kendawangan, TKA Dominasi Posisi Penting Ditengah Keluhan Pekerja Lokal, Nelayan kian Terhimpit
10/03/2026
Bertahun-tahun Gelap, Warga Dusun Pangkalan Makmur Kini Terang Benderang Berkat Swadaya dan Donatur
30/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Betapa Bobroknya Kejari Karo, Jangan-jangan Kejari Lain Juga Begitu

04/04/2026

Mengenal Afni Zulkifli, Bupati Siak, KDM Versi Perempuan

03/04/2026

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

03/04/2026

Kok Bisa Kejaksaaan Memamerkan Kebodohan, Bagus Diganti AI Saja

03/04/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang