Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > Lidik Krimsus Pertanyakan Penanganan Pengadaan 12 Unit Ambulance di Dinkes Kalbar TA 2021
Pontianak

Lidik Krimsus Pertanyakan Penanganan Pengadaan 12 Unit Ambulance di Dinkes Kalbar TA 2021

Last updated: 03/01/2024 09:37
02/01/2024
Pontianak
Share

FOTO : Ambulance dalam pengadaan tersebut, Hadysa Prana Ketua LIdik Krimsus RI Kalbar (inzet)

PONTIANAK- radarkalbar.com

HINGGA saat penanganan proyek pengadaan 12 unit mobil ambulance pada tahun anggaran 2021 masih “kedau-kedau”.

Ketua Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi dan Kriminal Khusus Republik Indonesia (Lidik Krimsus RI), Hadysa Prana, dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi radarkalbar.com dengan tegas mempertanyakan hal tersebut.

“Kasus proyek pengadaan ambulance sebanyak 12 unit ini pada Dinas Kesehatan Kalimantan Barat ini sempat mengegerkan publik tak jelas prosesnya hingga kemana saat ini. Proyek pengadaan mobil ambulance TA 2021 di Dinas Kesehatan Provinsi,” tulisnya.

Menurut Hady saat itu Kepala Dinas Kesehatan dijabat dr. Harisson, yang sekarang menjabat sebagai Pj Gubernur Kalbar.

Kuat dugaan pada proses pengadaan 12 unit mobil ambulance tersebut melanggar aturan pengadaan barang dan jasa.

“Dari informasi yang kami peroleh, kuat dugaan pada proses tender proyek pengadaan 12 unit mobil ambulance di Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar dilakukan dengan penunjukan langsung (PL). Jadi ini patut diduga ada kesalahan dan potensi kerugiaan keuangan negara,” ungkapnya.

Untuk itu tegas Hady, Lidik Krimsus Kalbar akan mempertanyakan penanganan kasus tersebut kepada Kejati Kalbar.

“Kami akan menanyakan penanganan kasusnya ke Kejati Kabar. Saat itu Kepala Seksi C Intelejen Kejaksaan Tinggi Kalbar dijabat Thoriq Mulahela SH membenarkan adanya penyelidikan tersebut,” cetusnya.

Dijelaskan, sebagiamana diketahui, sebanyak 12 wilayah yang mendapatkan bantuan ambulance tersebut, masing-masing Kabupaten Sambas, Bengkayang, Melawi, Sekadau, Sanggau, Ketapang, Mempawah, Landak, Kubu Raya, Kota Pontianak, dan Provinsi Kalbar. (SrY/rls)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Hadysa PranaLidik Krimsus Kalbarpengadaan ambulance
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kejari Singkawang Selidiki Alur Dana Hibah PSDKU Polnep, Mantan Direktur Dipanggil

07/04/2026
Keluarga Pasien Keluhkan Layanan RSUD MTh Djaman Sanggau, Soroti Prosedur Medis dan Administrasi BPJS
20/04/2026
Tuntut Keadilan dari “Raksasa”, Warga Kubu Raya Kirim Surat Terbuka ke Presiden Prabowo
15/04/2026
Proyek TPA Pontianak Rp 17,9 Miliar Disorot…!! Beton Mulai Retak, Kualitas Konstruksi Dipertanyakan.
04/04/2026
Warga Sungai Pinyuh Keluhkan Kabel Telkomsel “Numpang” di Teralis Ruko, Khawatir Roboh dan Menelan Korban
04/04/2026

Berita Menarik Lainnya

Momen Peringatan Hari Buruh 2026, GMNI Pontianak Serukan Solidaritas

30/04/2026

Dosen Fakultas Kehutanan UGM Dorong LDII Kalbar Garda Terdepan Gerakan Peduli Lingkungan

30/04/2026

Momen May Day 2026, GMKI Pontianak Soroti Upah Layak, BPJS, hingga Kekerasan Pekerja

30/04/2026

Rangkaian Dugaan Korupsi Tata Kelola Bauksit..!! Penyidik Kejati Kalbar Kembali Sita Rp 55 Miliar, Uang Jaminan Bangun Smelter yang Tidak Terealisasi

29/04/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang