Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > News > Mantan Ketua PWI Lamandau Dianiaya Oknum Debt Collector, Polisi Diminta Usut Tuntas
News

Mantan Ketua PWI Lamandau Dianiaya Oknum Debt Collector, Polisi Diminta Usut Tuntas

Last updated: 18/02/2023 21:57
18/02/2023
News
Share

POTO : Hanafi mantan Ketua PWI Lamandau yang menjadi korban penganiayaan oknum debt collector (Ist)

Pewarta/editor : Amad MK/red

KALTENG – RADARKALBAR.COM

MANTAN Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamandau, Hanafi menjadi korban penganiayaan orang tidak dikenal (OTK).

Belakangan diduga penganiayaan terhadap seorang jurnalis ini, dilakukan beberapa oknum debt collector dari salah satu lembaga pembiayaan.

Kejadian itu berawal, Hanafi yang merupakan mantan Ketua PWI Kabupaten Lamandau periode 2016-2019 ini didatangi terduga pelaku berjumlah 11 orang pada Minggu (5/2/2023), sekitar pukul 20.30 WITA, di halaman rumah Ulun Bung Haji, Jalan Cilik Riwut Km III RT 19, Kelurahan Madurejo, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar).

“Selain menganiaya saya. Terus mobil saya pun mau dirampas secara paksa pada malam hari itu. Kemudian terjadi penganiayaan secara fisik dan baju yang dikenakan Hanafi pun robek-robek. Penganiayaan dilakukan dengan mengeroyok hingga pelipis kiri saya robek dan jari tangan saya juga mengalami luka,” ungkap Hanafi seraya menunjukan luka-lukanya, pada Kamis (16/2/2023).

Menurut Hanafi, saat dirinya mau naik mobil untuk melapor ke polisi. Lantas para oknum debt collector itu menarik paksaHanafi supaya keluar dari mobil dan melakukan pemukulan beramai-ramai.

Setelah itu, lanjutnya, mobil ingin dirampas secara paksa dengan menggunakan kunci serep, namun tidak berhasil. Akhirnya dia berhasil meloloskan diri sambil membawa mobil dan melapor ke Polres Kobar.

Hanafi menambahkan, ia hanya minta keadilan dari aparat penegak hukum Polresta Kotawaringin Barat dan berharap laporannya dapat diterima dan ditindaklanjuti bukan hanya sekedar dijadikan pengaduan masyarakat semata.

“Kepada Kapolres Kobar, mohon agar laporan saya dapat ditindaklanjuti,”pinta Hanafi.

Hanafi tidak ingin kejadian yang sama menimpa masyarakat lainnya, terlebih melakukan penagihan dengan cara arogan dan kekerasan serta mengatasnamakan ormas tertentu.

Menurut informasi yang didapat, oknum pemuda yang melakukan pengroyokan tersebut diduga berasal dari salah satu ormas di Kotawaringin Barat. Kemudian mereka juga melaporkan Hanafi ke ke kepolisian atas tindakan yang sama.

Sementara, Ketua Bidang Advokasi/Pembelaan Wartawan PWI Pusat mengutuk keras aksi penganiayaan tersebut dan meminta polisi menangkap segera pelakunya. Ini aksi yang mengarah ke upaya pembunuhan terhadap Hanafi.

“Tangkap segera! Polisi harus bertindak cepat,” ujar Ocktap Riady, Jumat (17/2/2023).

Ditegaskannya, PWI tidak mentolerir kekerasan apalagi terhadap anggotanya.

“Saya rasa Kapolda Kalteng pasti bisa menangkap pelakunya dalam tempo paling lama satu minggu. Ini penghinaan juga terhadap profesi wartawan,” ujar Ocktap.

Ocktap menilai, upaya laporan pelaku yang melaporkan Hanafi ke polisi dengan tuduhan Hanafi juga melakukan pemukulan adalah upaya akal – akalan untuk berlindung dari kejahatan yang telah pelaku lakukan.

“Polisi jangan mau dibodohi para pelaku. debt collector itu harus diberantas habis,” cetusnya geram.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Debt collectorHanafiLamndauPWI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi

02/03/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026
Resmi Dilantik, Utin Risty Emilya Putri Sulung Raja Sanggau Perkuat Layanan Kenotariatan
04/03/2026
Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali
17/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Tantangan PWI Dalam Menjaga Kedaulatan Informasi

25/10/2025

Dinamika Jelang Kongres PWI, Munir Raih Dukungan Mayoritas Provinsi

21/08/2025

Kongres Persatuan PWI Siap Digelar, Dua Kubu Sepakat Akhiri Dualisme

03/08/2025

PWI Damai..! Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sakedang Sepakat Akhiri Konflik Lewat “Kongres Persatuan”

17/05/2025
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang