Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sanggau > Saat Hadiri Ritual Jheg Bhumie,Wabup Sanggau Berharap Kedepan Ada Karapan Sapi
Sanggau

Saat Hadiri Ritual Jheg Bhumie,Wabup Sanggau Berharap Kedepan Ada Karapan Sapi

Last updated: 22/12/2022 23:16
21/12/2022
Sanggau
Share

POTO : Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot menyuapi Ketua IKBM Sanggau, Muhammad Halil nasi tumpeng (Ist)

Pewarta/editor : Jonathan/Tim redaksi

SANGGAU – radarkalbar.com

IKATAN Keluarga Besar Madura (IKBM) Kabupaten Sanggau menggelar ritual adat Jheg Bhumie atau ritual tolak bala suku Madura untuk menjaga negeri Kabupaten Sanggau dari segala bala dan musibah.

Ritual adat yang berlangsung di kediaman Ketua IKBM Sanggau, Muhammad Halil, di bilangan Jalan Sutan Syahrir Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Selasa (20/12/2022), dihadiri Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot.

Dalam sambutan singkatnya, Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot mengatakan Pemkab Sanggau sangat mendukung digelarnya ritual adat Jheg Bhumie oleh IKBM Sanggau tersebut.

“Pemkab Sanggau memberikan keleluasaan terhadap suku/etnis manapun untuk mengembangkan budayanya di Kabupaten Sanggau. Nah, kebanggaan bagi kita, meski dengan keberagamaan, masyarakat di Kabupaten Sanggau tetap hidup akur dan damai, “ungkapnya.

Ontot, mendorong masyarakat suku Madura di Kabupaten Sanggau untuk lebih percaya diri dalam mengembangkan seni budayanya. Kemudian dapat memperkenalkan lebih banyak lagi seni budayanya di Kabupaten Sanggau .

“Nah, pada tahun yang akan datang, saya berharap seni karapan sapi khas Madura. Dan bisa tampil dalam acara adat suku Madura di Kabupaten Sanggau ini,” harapnya.

Menurut Ontot, kedepan sudah saat Kabupaten Sanggau dapat mendirikan monumen dengan tema keragaman etnis. Tentunya dengan harapan agar tugu itu menjadi simbol pemersatu suku bangsa yang ada di Kabupaten Sanggau.

Sementara, Ketua IKBM Sanggau, Muhammad Halil mengungkapkan ritual adat Jheg Bhumie ini sudah kedua kalinya digelar. Dan sudah menjadi agenda Pemkab Sanggau untuk kegiatan kebudayaan kepada setiap etnis.

“Jheg Bhumie adalah ritual adat suku Madura untuk menangkal segala bala yang akan datang. Tentunya dengan memanjatkan do,a dan memohon kepada Allah yang maha kuasa, untuk menjauhkan segala musibah dari Kabupaten Sanggau tercinta ini,” ucapnya.

Dijelaskan, dalam tradisi ritual Jheg Bhumie ada bermacam syarat ataupun alat yang harus disediakan saat ritual, diantaranya ialah 7 telur ayam, 7 jarum jahit, 7 macam bunga dan 7 mata air.

Terkait dengan harapan Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot kepada IKBM untuk dapat menampilkan seni budaya karapan sapi. Halil belum bisa memastikan, karena menurutnya banyak faktor yang harus dipersiapkan diantaranya anggaran dan lapangan.

“Ya untuk pertunjukan karapan sapi di acara budaya Madura kita coba diskusinya. Tapi kita belum memastikan bisa atau tidaknya. Ini tergantung pada anggaran yang dimiliki IKBM Sanggau serta lokasi yang dijadikan karapan sapi tersebut,”jelasnya.

Hadir saat itu, usnur forkopimda Sanggau, para Kepala OPD, sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat serta sejumlah pihak lainnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Jheg BhumiRitual Budaya Suku MaduraTolak Bala
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan
29/05/2026
Diduga Kabur Usai Tabrak Satu Keluarga di Depan RM Tahu Sumedang, Sopir Honda Jazz Dicari Polisi dan Keluarga
28/05/2026
Korban Lakalantas di Jalan Raya Sungai Batang, Sungai Pinyuh Bertambah
03/06/2026
Santriwati yang Hamil tanpa Pernah Gituan, Terungkap, Pelakunya Pengasuh Ponpes
28/05/2026

Berita Menarik Lainnya

Salahnya Dimana? Program MBG di Sanggau Malah Diwarnai Kenaikan Kasus Stunting

08/06/2026

Kasus DBD Meningkat, Anggota DPRD Sanggau Desak Dinkes Proaktif dan Evaluasi SOP Fogging

03/06/2026

Terkait Tata Niaga TBS, PKS Rimba Belian Disorot LSM Citra Hanura

21/05/2026

Langgar Aturan Jalan Nasional, Kanopi Toko Hero Sticker Mesti Dibongkar, Berani kah Ju?

15/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang