Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sekadau > Masa Kontrak Pengerjaan Tugu Telah Habis, Tommy : Penyedia Jasa Masih Sanggup, Diberlakukan Perlem Nomor 12 Tahun 2021
Sekadau

Masa Kontrak Pengerjaan Tugu Telah Habis, Tommy : Penyedia Jasa Masih Sanggup, Diberlakukan Perlem Nomor 12 Tahun 2021

Last updated: 20/09/2022 09:07
19/09/2022
Sekadau
Share

FOTO : Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Sekadau, Oktavianus Tommy ST (Ist)

Pewarta : Sutarjo

SEKADAU – radarkalbar.com

HINGGA saat ini, proyek pengerjaan pembangunan Tugu Pembangunan Bumi Lawang Kuari, terletak di bilangan pasar Sekadau belum kelar. Bahkan, hingga berakhir masa kontraknya tertanggal 19 September 2022.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Sekadau, Oktavianus Tommy ST kepada awak media ini, pada Senin (19/09/2022) di ruang kerjanya mengatakan sesuai Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang /Jasa Pemerintah Republik Indonesia nomor 12 tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang /Jasa pemerintah melalui Penyedia Jasa. Yang di sebut Pemberian Kesempatan sesuai ketentuan pada diktum 7.20, dalam hal penyedia jasa gagal menyelesaikan pekerja sampai masa kontrak berakhir.

“Walaupun masa kontraknya habis. Tapi kalau mengacu Perlem Kebijakan Pengadaan Barang /Jasa Pemerintah Republik Indonesia nomor 12 tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang /Jasa pemerintah melalui Penyedia Jasa. Maka Pejabat penandatangan kontrak melakukan penilaian atas kemajuan pelaksanaan pekerjaan, “ungkapnya.

Ditambahkan, hasil penilaian menjadi dasar bagi pejabat penandatangan kontrak untuk melakukan:

A. Memberikan kesempatan kepada pekerja untuk menyelesaikan pekerjaan dengan ketentuan sebagai berikut :

1. Pemberian kesempatan kepada penyedia untuk menyelesaikannya pekerjaan sampai 50 hari kalender.

2. Dalam hal setelah diberikan kesempatan sebagaimana angka 1 di atas, penyedia masih belum dapat menyelesaikan pekerjaannya, pejabat penandatangan kontrak dapat;

a. Memberi kesempatan kedua untuk penyelesaian sisa pekerjaan dengan jangan waktu sesuai kebutuhan atau
b. Melakukan pemutusan kontrak dalam hal penyediaan dinilai tidak sanggup menyelesaikan pekerjaan.

Maka dari itu pengerjaan tugu boleh di lanjutkan, mereka kita berikan kesempatan 50 hari lagi mulai dari tanggal 20 September 2022.

“Hanya saja sanksi denda tetap kita berikan terhitung tanggal 20 September 2022,” tegasnya.

Asalkan sambung Tommy, pihak penyedia masih sanggup untuk melanjutkan pekerjaan tersebut. Makanya diberlakukan Perlem nomor 12 Tahun 2021.

Jadi kata Tommy, masyarakat jangan salah paham, karena ada aturan yang sudah mengatur ketentuan yang digunakan.

“Pemberian kesempatan sudah sesuai aturan yang berlaku,”tegasnya.

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:PengerjaanPerlemSekadauTugu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kecelakaan Maut di Kuala Mempawah, Tiga Pelajar Asal Sungai Bakau Kecil Tewas di Tempat

25/02/2026
Syarif Mahmud Alkadrie Pimpin Massa Datangi Polresta Pontianak, Pertanyakan Penanganan Kasus Dugaan SARA
13/02/2026
Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi
02/03/2026
Usut Korupsi Tata Kelola Pertambangan Bauksit, Penyidik Kejati Kalbar Geledah Sebuah di Jalan Pak Benceng Pontianak
19/02/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Temui Menteri PU, Bupati Sekadau Perjuangkan Pembangunan Jembatan Tiga Belitang Melalui APBN

20 jam lalu

Jauh-jauh dari Pontianak ke Sekadau, Niat Jenguk Anak, Liat Motor Parkir Langsung Dilarikan, Akhirnya Ditangkap Polisi

01/03/2026

Warga Pertanyakan Izin Penumpukan Puluhan Ton Cangkang Sawit di Peniti

26/02/2026

Tabrakan Mobil dan Motor di Desa Peniti, Satu Pengendara Luka Berat

22/02/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang