Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sekadau > Bupati Sekadau : Rumah Adat Berfungsi Untuk Lestarikan Adat dan Budaya
Sekadau

Bupati Sekadau : Rumah Adat Berfungsi Untuk Lestarikan Adat dan Budaya

Last updated: 23/08/2022 09:10
22/08/2022
Sekadau
Share

FOTO : Bupati Sekadau saat penancapan tiang perdana pembangunan Balai Adat di Dusun Amal, Desa Sungai Kunyit (Sutar)

Pewarta/editor : Sutarjo

SEKADAU – radarkalbar.com

BUPATI Sekadau Aron, SH melakukan penancapan tiang pertanyaan pembangunan Balai Adat di Dusun Amal, Desa Sungai Kunyit, kecamatan Sekadau Hilir, pada Senin (22/08/2022) di Amak.

Sebelumnya acara penancapan tiang pertama lokasi pembangunan terlebih dahulu di berkati oleh pastor Cristianus.

Hadir pada acara tersebut, bupati Sekadau Aron, beberapa anggota DPRD Hasan, Abuntono, Abang Ramli, kadis Pemdes Sabas, kadis Disporabudpar diwakili oleh Kabid Budaya Azur Yardana, pastor paroki Sekadau hilir Cristianus,CP, perwakilan camat Sekadau hilir Yustinus, Kapolsek Sekadau hilir, kepala desa Sungai Kunyit Kayus, serta seluruh anggota BPD desa Sungai Kunyit.

Dalam arahannya bupati mengatakan,bahwa pembangunan balai Adat merupakan komitmen pemerintah daerah kabupaten Sekadau terhadap usulan masyarakat, selain itu pemerintah menginginkan agar pembangunan Balai Adat kiranya dapat di gunakan sebagai sarana untuk pengembangan Adat Istiadat setempat.

“Karena biasanya khusus suku Ketungau jika, adat kegiatan adat mereka lakukan di rumah Adat, untuk itu rumah Adat yang representatif sangat di butuhkan,” kata Aron.

Untuk itu ia meminta agar masyarakat bersama-sama mengawasi proses pembangunan rumah Adat, pengawasan yang perlu dilaksanakan tentu berkeinginan dengan penggunaan material untuk pembangunan, sebab rumah adat biasanya jika ada acara tentu akan penuh sesak, dengan begitu beban yang emban oleh bangunan tentu sangat berat, apabila material yang di gunakan kurang bagus, maka akan berimbas pada kekuatan bangunan itu nanti.

“Awasi kontrol saat pengerjaan, baik sewaktu pembangunan pondasi maupun sudut lainya, tujuannya agar bangunan tersebut betul-betul kokoh untuk menampung banyak orang,”pesan Aron.

Ia menyarankan setelah rampung nanti, kiranya barang-barang yang mengandung sejarah terkait suku Ketungau hendak bisa di simpang di tempat itu nanti, tujuannya tentu agar barang-barang tersebut bisa di kenal oleh kaum muda,dan tujuannya akhirnya tentu agar kaum muda bisa mengenal adat budaya nenek moyang mereka.

“Salah satu tujuannya dibangunnya rumah Adat adakah sebagai sarana untuk mempertahankan adat Istiadat,”kata Aron.

Pemerintah kata dia lagi, tetap
berkomitmen untuk tetap membangun rumah Balai Adat, tujuannya agar masyarakat tetap berpijak pada adat istiadat ketika melakukan hal-hal berkait dengan adat di kampung, selain itu pelestarian adat juga perlu tempat yang representatif.

“Setiap tahun pemerintahan daerah kabupaten Sekadau memiliki target untuk membangun rumah adat di setiap kampung, tahun depan kita akan bangun di Sungai Kunyit,” kata Aron.

Ditempat yang sama Yustinus Sekcam kecamatan Sekadau hilir mewakilkan camat Sekadau hilir dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kepada bupati dan seluruh anggota DPRD kabupaten Sekadau yang telah menyepakati bersama pemerintah daerah untuk mengelontorkan dana demi pembangunan Balai Adat di dusun Amak ini

“Mewakili masa dusun Amak saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam semua proses sampai berdirinya balai Adat ini,” kata Yustinus.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Balai AdatBupati sekadauDusun Amal Desa Sungai Kunyitpenancapan tiang perdana
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan
29/05/2026
Diduga Kabur Usai Tabrak Satu Keluarga di Depan RM Tahu Sumedang, Sopir Honda Jazz Dicari Polisi dan Keluarga
28/05/2026
Korban Lakalantas di Jalan Raya Sungai Batang, Sungai Pinyuh Bertambah
03/06/2026
Santriwati yang Hamil tanpa Pernah Gituan, Terungkap, Pelakunya Pengasuh Ponpes
28/05/2026

Berita Menarik Lainnya

Cekcok Soal Tak Pulang Rumah, Pria di Sekadau Aniaya Istri Pakai Tumpukan Berkas Kantor

27/05/2026

Jaga Kondusifitas Daerah, Suara Kalbar Institute Gandeng Wartawan Sekadau Bahas Etika Pers

27/05/2026

Gagal Menyalip di Tikungan Sungai Kunyit, Pengendara RX-King Tewas dalam Tabrakan Beruntun

17/05/2026

Keling Kumang Festival IV 2026 Berakhir, Wabup Sekadau Puji Antusiasme Generasi Muda

17/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang