Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Ragam > Jusuf Kalla: Tangani Virus Korona Jangan Tebar Ketakutan
Ragam

Jusuf Kalla: Tangani Virus Korona Jangan Tebar Ketakutan

Last updated: 06/02/2020 02:07
06/02/2020
Ragam
Share

Jakarta, radar-kalbar.com-Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Muhammad Jusuf Kalla (JK) meminta penanganan penularan virus korona jangan sampai berlebihan. Sehingga memicu ketakutan masyarakat. Jika itu terjadi, ekonomi akan mandek dan ujungnya masyarakat jualah yang dirugikan.

“Penanganan virus korona harus serius, tapi jangan sampai menimbulkan ketakutan yang meluas,” ujarnya dalam diskusi dengan para pemimpin redaksi di kediamannya di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (5/2/020).

Hadir saat itu, Wakil Ketua PMI Ginandjar Kartasasmita, Sekretaris PMI Sudirman Said, dan para dokter pengurus PMI.

Menurut JK, meski yang meninggal dunia baru menembus 500, namun virus korona menimbulkan kecemasan di berbagai belahan dunia.

“Penyebab utama hanya satu, yakni tidak ada obat dan vaksin untuk korona,” kata Wapres periode 2004-2009 dan 2014-2019.

Hingga saat ini berbagai universitas di dunia, terutama di negara, berlomba menemukan obat dan vaksin virus korona. Tapi, hasilnya belum ada. Itu sebabnya, reaksi publik terhadap korona lebih serius dibanding virus lainnya seperti sars dan flu burung.

JK menilai, respons pemerintah Indonesia terhadap virus korona sudah cukup bagus. Pemerintah sudah bereaksi dengan cepat. Evakuasi WNI dari Wuhan, RRT, dan dikarantinakan di Natuna sudah tepat.

Hanya saja, wilayah Indonesia sangat luas dan terdiri atas kepulauan. Kualitas rumah sakit juga berbeda-beda. Di Jakarta dan kota-kota besar, Indonesia memiliki rumah sakit yang bagus dengan peralatan canggih dan kualitas tenaga medis yang hebat. Tapi, di daerah, kualitas rumah sakit tidak sebagus di kota besar.

JK mengapresiasi pemerintah RRT yang cukup tegas menangani penyebaran virus korona. Isolasi wilayah Provinsi Hubei dengan penduduk 40 juta hanya bisa sukses di negara otoritarian seperti Tiongkok. Di negara demokratis seperti Indonesia, solusi sebuah kota menimbulkan kekacauan.

Kasus virus korona sudah memukul perekonomian. JK mengatakan, sektor usaha yang sudah terkena dampak buruk korona adalah bisnis penerbangan, turisme, perhotelan, dan kuliner.

Merespons virus korona, PMI kini mempersiapkan sosialisasi tentang cara tepat mencegah penularan. Sejuta masker sudah siapkan dibagikan kepada masyarakat. (Pd)

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : release

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Muhammad Jusuf Kalla (JK)Virus Corona
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Derai Hujan dan Duka Malam Tahun Baru, Pelajar di Mempawah Tewas dalam Laka Lantas

01/01/2026
Jajanan Anak Berujung Duka, Bocah di Sungai Pinyuh Meninggal Dunia
10/01/2026
Ngeri….!!! Penyidik Kejati Kalbar Geledah Kantor PT DSM, Perkuat Bukti Dugaan Korupsi Tata Kelola Bauksit Tahun 2017 – 2023
19/01/2026
Tiga Pria di Delta Pawan Kena Tangkap Polisi, Kasusnya Cukup Berat
07/01/2026
Menang di Kandang Persipon, Persiwah Mempawah Puncaki Klasemen Grup A
30/01/2026

Berita Menarik Lainnya

Empat Anak Menunggu, Seorang Ibu di Sanggau Melawan Kanker Stadium 4, Butuh Uluran Tangan Dermawan

19/01/2026

Uskup dan Ribuan Umat Meriahkan Puncak 100 Tahun Paroki Katedral Sanggau

12/01/2026

Dari Persiwah ke Sambas, Jejak Abadi Ruslan M Saleh Kini Hanya Tinggal Kenangan, Ia Telah Berpulang Dipanggil sang Khalik

09/09/2025

Demi Jalan dan Abutmen Jembatan Sungai Tayan Tidak Ambruk, Warga Swadaya Bangun Penahan Abrasi

17/08/2025

PT. DIMAS GENTA MEDIA
Kompleks Keraton Surya Negara, Jalan Pangeran Mas, No :1, Kel Ilir Kota, Sanggau, Kalbar

0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang