Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sintang > Bupati Sintang menghadiri Rakorkab Sensus Penduduk 2020
Sintang

Bupati Sintang menghadiri Rakorkab Sensus Penduduk 2020

Last updated: 22/01/2020 22:53
22/01/2020
Sintang
Share

Sintang, radar-kalbar.com-Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M.Med.PH menghadiri Rakorkab Sensus Penduduk 2020 (SP2020) di Aula Balai Praja Komplek Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Rabu (22/01/2020) pagi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh sekitar 90 peserta yang terdiri dari unsur OPD, Forkopimda dan Camat se-Kabupaten Sintang.

Pada kesempatan itu, Jarot mengatakan bahwa satu data Indonesia adalah upaya untuk menyiapkan data yang akurat, mutakhir, akuntabel, dapat dipertanggungjawabkan dan terpadu.

“Disitu isinya ada data statistic dan geospasial, mudah diakses oleh seluruh stakeholder dari pemerintah pusat hingga pemerintah. Jadi, Indonesia ini sudah sadar data”ungkapnya.

“Kita perlu data yang akurat, terpadu, mutakhir, update kemudian bisa kita akses. Induk dari segala data itu adalah data kependudukan. Data penduduk ini (Sensus) diselenggarakan 10 tahun sekali, dimulai tahun 1961. Ini adalah induk data yang sebenarnya. Kita sampai tahun ini, dalam menyusun sasaran pembangunan dan menyusun rencana kegiatan masih menggunakan data proyeksi dari Sensus tahun 2010” ungkap Jarot.

Jarot mengungkapkan bahwa data itu penting, data dasar yang diselenggarakan dengan metode sensus penduduk dari seluruh total populasi ini sangat penting, pasti akurat, update, kredibel dan bisa dijadikan landasan untuk membuat proyeksi di tahun-tahun berikutnya.“Sensus ini sangat penting, kita sekarang concern dengan bonus demografi, apakah bonus demografi itu sudah menjumpai kita, bahwa manusia produktif 15 sampai 64 tahun itu lebih banyak daripada manusia yang tidak produktif. Dari bonus demografi, kalau kita tahu angkatan kerja muda kemudian ditambah data pengangguran terbuka, baru kita lihat, kalau penduduknya banyak tapi banyak yang menganggur, bukan menjadi bonus tapi menjadi beban. Selain itu, kita juga concern dengan kaum milenial yang akan menentukan arah kebijakan, arah masa depan satu bangsa dan satu daerah. Kita gak tahu berapa semuanya, katanya 34% tapi masih pakai data proyeksi nanti dari sensus kita tahu besaran magnitude dari milenial ini berapa banyak” lanjutnya.

Jarot mengatakan bahwa sekarang ini menggunakan 2 cara yang berbeda dan lebih terpadu, prelist menggunakan data dari dukcapil yang tata caranya ada 2 tahap, yaitu secara online dan secara manual. Ia mengatakan bahwa untuk mensukseskan sensus ini butuh bantuan dari banyak pihak, ia pun berpesan kepada para camat agar mensukseskan sensus, atasi kegawatdaruratan pilkades dan harus netral dalam menghadapi pilkada.

Pada kesempatan itu pula, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Sintang Mochamad Suudi, SST, ME mengatakan bahwa Sensus Penduduk (sp) 2020 dalam pengumpulan data, BPS menggunakan 2 (dua) tahap yaitu sensus secara mandiri dengan sistem daring (online) yang dilaksanakan pada tanggal 15 Februari sampai 31 Maret 2020 dan pencacahan penduduk dilapangan pada Juli 2020. Ia pun mengatakan bahwa diperlukan koordinasi dengan berbagai pihak dan sosialisasi secara massif dari agar masyarakat ikut terlibat dalam berkontribusi pelaksanaan sensus penduduk 2020.

“Tujuan Rakorkab Sensus Penduduk 2020 yaitu koordinasi dengan seluruh OPD dan stakeholder lainnya untuk juga mensosialisasikan kegiatan sensus penduduk 2020 yang harapannya sosialisasi ini berlanjut ke seluruh ASN di setiap OPD dan badan institusi lainnya. Rakorkab Sensus 2020 akan ditindaklanjuti denga Rakorcam yang akan dilakukan diseluruh kecamatan Kabupaten Sintang” tutup Mochamad.

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humpro Pemkab Sintang

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Bupati Sintang dr H Jarot WinarnoRakorcab Sensus Penduduk
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kecelakaan Maut di Kuala Mempawah, Tiga Pelajar Asal Sungai Bakau Kecil Tewas di Tempat

25/02/2026
Syarif Mahmud Alkadrie Pimpin Massa Datangi Polresta Pontianak, Pertanyakan Penanganan Kasus Dugaan SARA
13/02/2026
Polisi Bekuk Pemilik Puluhan Gram Sabu di Jalan Sepakat Ketapang
06/02/2026
Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi
02/03/2026
Usut Korupsi Tata Kelola Pertambangan Bauksit, Penyidik Kejati Kalbar Geledah Sebuah di Jalan Pak Benceng Pontianak
19/02/2026

Berita Menarik Lainnya

Polres Sintang Gagalkan Penyelundupan 60 Kg Sabu Modus Teh Cina, Satu Pelaku Diburu

02/03/2026

Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Wilayah Sintang dan Sekitarnya

23/01/2026

“Riak” Dalam MI Ma’arif Labschool Sintang Berada di “Titik Didih” Akibat Kisruh Internal, Guru Ancam Mogok Ngajar

30/11/2025

Suara Sejuk dari Sintang, Andi Irsan Ajak Publik Tetap Tenang Sikapi Proses Hukum Gubernur Kalbar

08/10/2025
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang