FOTO : Plt Kasi Humas Polres Sekadau, Ipda Iwan Kurniawan [ ist ]
Pewarta : Doni | Editor : redaksi
SEKADAU [ radarkalbar.com ] – Polres Sekadau tengah menangani laporan dugaan tindak pidana perampasan emas yang dilaporkan terjadi di wilayah Kabupaten Sekadau.
Saat ini, tim penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta memastikan fakta-fakta dalam kasus tersebut.
Pelaksana tugas (Plt) Kasi Humas Polres Sekadau, Ipda Iwan Kurniawan, mewakili Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama, mengatakan laporan pengaduan diterima pada 23 Juli 2026 dan langsung ditindaklanjuti oleh Satreskrim.
“Laporan pengaduan telah diterima pada 23 Juli 2026 dan saat ini sedang ditangani oleh Satreskrim Polres Sekadau,” kata Ipda Iwan, dalam keterangannya, Senin (27/7/2026).
Berdasarkan laporan yang diterima polisi, pelapor mengaku kehilangan emas seberat sekitar 936,97 gram dari total emas yang dibawanya sekitar 1,66617 kilogram. Emas yang dilaporkan hilang terdiri atas dua batang emas dan satu lempeng emas.
Dalam keterangannya, pelapor menyebut kejadian bermula saat kendaraan yang ditumpanginya dihentikan dan dilakukan penggeledahan di kawasan Sungai Kunyit. Setelah peristiwa tersebut, pelapor mengaku sebagian emas yang dibawanya sudah tidak berada dalam penguasaannya.
Meski demikian, polisi menegaskan seluruh informasi yang disampaikan pelapor masih merupakan bagian dari materi penyelidikan. Penyidik masih mengumpulkan alat bukti, meminta keterangan saksi, serta mendalami rangkaian peristiwa untuk memastikan fakta yang sebenarnya.
“Saat ini Satreskrim Polres Sekadau masih melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan dengan mengumpulkan alat bukti dan mendalami seluruh rangkaian peristiwa guna memperoleh fakta yang utuh. Terduga pelaku juga masih dalam proses penyelidikan,” ungkapnya.
Ia memastikan proses penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung dan polisi belum menetapkan pihak yang bertanggung jawab dalam dugaan perampasan tersebut. [ red ]
Publisher : admin radarkalbar.com
