Cahaya di Ujung Mungguk : Kisah Pengorbanan dan Swadaya Warga Mayak Engkare Cempedak Tayan Hilir Menjemput Impian Listrik

FOTO : Penampakan ruas jalan di bukit setelah digusur alat berat, untuk memudahkan pengangkutan material pemasangan instalasi listrik di wilayah Mayak Engkare [ ist ]

Pewarta : Tim liputan | Editor : SerY TayaN

​SANGGAU [ radarkalbar.com ] – Puluhan tahun hidup dalam gulita malam tak lantas memadamkan harapan warga RT 02 Mayak Engkare. Desa Cempedak, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau.

Demi menuntaskan kerinduan mendalam akan hadirnya aliran listrik, warga setempat membuktikan bahwa kekuatan gotong royong mampu meruntuhkan benteng penghalang terbaik sekalipun termasuk sebuah bukit [ mungguk, red ]terjal yang selama ini mengisolasi wilayah mereka.

Tanpa menunggu bantuan datang, kekompakan warga membuncah dalam aksi nyata. Mereka rela menyisihkan rezeki, mengumpulkan rupiah demi rupiah secara swadaya untuk menyewa sebuah alat berat ekskavator.

Tekad mereka hanya satu yakni memapas dan meratakan bukit galian tanah terjal yang menghalangi jalan, agar truk pengangkut material kelistrikan milik PLN bisa melintas tanpa bahaya.

Keringat dan pengorbanan itu kini membuahkan hasil. Akses jalan yang semula mustahil dilalui kendaraan berat, kini membentang siap diinjak.

Tokoh pemuda setempat yang sekaligus Ketua RT 02 Mayak Engkare, Ronald Yohanes Sinlae, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bangganya atas solidaritas luar biasa yang ditunjukkan oleh seluruh warganya.

“Pekerjaan rumah dari pihak kami di RT 02 Mayak Engkare untuk meratakan jalan ini sudah tuntas 100 persen. Semuanya murni hasil swadaya dan kekompakan warga yang patut diacungi jempol. Kami menyewa ekskavator bersamawi agar jalur transportasi mengangkut tiang dan kabel listrik tidak lagi terkendala,” ungkap Ronald dengan penuh haru.

Kini, bukit perintang telah rata dengan tanah, menyisakan jejak perjuangan dan persatuan warga yang luar biasa. Seluruh persiap fisik di tingkat RT telah rampung dikerjakan.

Kemudian, ​dengan dada lapang dan senyum optimisme, warga Mayak Engkare kini berdiri di tepi jalan yang mereka bangun sendiri, menatap lurus ke depan menunggu kedatangan pihak PLN Sanggau untuk segera menurunkan tiang-tiang listrik dan menyalakan cahaya yang telah lama mereka impikan. [ red ]

 

 

 

 

 

 

 

Publisher : Admin radarkalbar.com

Share This Article

You cannot copy content of this page

Exit mobile version