FOTO : Plt Kadis PUPR Sanggau, Aris Sudarsono [ ist ]
Pewarta/editor : redaksi
SANGGAU [ radarkalbar.com ] – Penanganan infrastruktur jalan di Kabupaten Sanggau dipastikan makin terbatas akibat penyusutan alokasi dana transfer dari pemerintah pusat.
Tren penurunan anggaran ini dinilai memukul optimalisasi pemeliharaan maupun pembangunan ruas jalan daerah dalam beberapa tahun terakhir.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sanggau, Aris Sudarsono, mengungkapkan bahwa pemangkasan anggaran penanganan jalan terjadi sangat signifikan setiap tahunnya.
”Dari tahun ke tahun, penurunan tersebut turun cukup signifikan. Anggaran kita tiap tahun trennya menurun. Karena tentunya dana transfer daerah. Artinya dana untuk penanganan jalan juga berkurang,” kata Aris, Jumat 26 Juni 2026.
Penurunan alokasi dana tersebut mencatatkan penurunan drastis secara beruntun. Pada 2024, anggaran penanganan jalan di Sanggau sempat menyentuh angka Rp60 miliar, lalu menyusut menjadi Rp40 miliar pada 2025, dan tersisa sekitar Rp20 miliar pada 2026.
Aris menyebutkan bahwa dari total anggaran Dinas PUPR Sanggau tahun ini yang hanya sebesar Rp 70 miliar untuk empat bidang dan satu sekretariat, pos anggaran khusus penanganan jalan akhirnya terpaksa dipangkas hingga tersisa Rp 20 miliar.
Guna mengantisipasi ketimpangan tersebut pada tahun anggaran 2027, Dinas PUPR Sanggau telah merekapitulasi berbagai usulan masyarakat, hasil Musrenbang, hingga reses DPRD ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dengan total usulan mencapai Rp 245 miliar.
Kendati demikian, kepastian besaran anggaran tetap bergantung pada pagu indikatif dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melalui Bapperida.
Kondisi efisiensi anggaran ini juga dialami oleh berbagai kabupaten/kota lain di Indonesia. Sebagai langkah terobosan atas keterbatasan APBD, Dinas PUPR Sanggau berupaya mengejar pembiayaan alternatif dari pemerintah pusat.
“Yang jelas kita usulkan penanganan jalan yang ada itu melalui Inpres atau DAK,” ujar Aris. [ Red ]
