Komisi V DPR RI Tampung Sejumlah Usulan Infrastruktur Prioritas di Kabupaten Sekadau

FOTO : Momen pertemuan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus dengan Bupati Sekadau, Aron serta berbagai pihak, menjaring pengajuan pembangunan di wilayah tersebut [ ist ]

Pewarta : Doni | Editor : Tim redaksi

SEKADAU [ radarkalbar.com ] – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, S.Sos., M.Si., melakukan kunjungan kerja reses I tahun sidang 2026/2027 di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Selasa (20/10/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Aula Gedung TP PKK, tersebut menjadi ajang pembahasan berbagai proyek infrastruktur strategis daerah.

​Kesempatan tersebut, Bupati Sekadau Aron memaparkan sejumlah program prioritas serta kendala pembangunan wilayah, mulai dari konektivitas jalan, fasilitas air bersih, hingga penanganan sampah.

​”Selain penyelesaian ruas jalan Nanga Taman–Nanga Mahap, Dwikora Balai Sepuak, dan Sekadau–Rawak yang baru terealisasi, kami telah menyiapkan pengajuan beberapa ruas jalan baru untuk tahun depan,” ujar Aron di hadapan rombongan Komisi V dan jajaran pejabat teknis yang hadir.

​Beberapa poin utama usulan Pemkab Sekadau meliputi pembangunan Jembatan Sungai Ayak di Kecamatan Belitang Hilir yang saat ini memasuki tahap penyusunan skema proyek, serta usulan Jembatan Sungai Kapuas di Seberang Kapuas. Rencana pelebaran jalan dari Bundaran Tugu TP PKK hingga Simpang Kantor Bupati Sekadau sepanjang kurang lebih 11 kilometer menjadi dua jalur.

Untuk revitalisasi dan peningkatan status kawasan transmigrasi lama di 16 desa, termasuk Seberang Kapuas dan Pangkin Desa Mungguk. Selanjutnya, lahan seluas 250 hektar di kompleks Pemda tengah disiapkan untuk Sekolah Rakyat berkapasitas 2.500 siswa yang ditargetkan mulai menerima peserta didik baru pada Juni mendatang.

Selain itu, penanganan sampah sebesar 15 ton per hari di Kecamatan Sekadau Hilir turut menjadi perhatian serius.

​Menanggapi jajaran usulan tersebut, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menegaskan bahwa pemerintah pusat bersama instansi teknis akan memfokuskan alokasi anggaran pada proyek-proyek yang masuk dalam kategori skala prioritas dan paling mendesak (urgent).

​”Seluruh usulan Bupati Sekadau sudah dicatat oleh tim BPJN Kalbar. Mengenai usulan Instruksi Presiden (Inpres) jalan daerah, silakan segera diajukan dan dilengkapi datanya,” tegas Lasarus.

​Lasarus menambahkan, Komisi V juga mendorong penguatan sektor pendukung lain di Sekadau, di antaranya dialokasikannya bantuan 12 titik sumur bor untuk Kabupaten Sekadau serta peningkatan kapasitas PDAM Sirin Meragun dari 90 liter per detik menjadi 150 liter per detik di dua titik pengambilan.

Lantas, Pemkab Sekadau disarankan menyediakan lahan TPA minimal seluas 25 hektar yang berjarak jauh dari kawasan pemukiman warga. Kemudian pengalokasian anggaran irigasi pertanian direncanakan masuk pada tahun anggaran 2027.

​Turut hadir dalam kegiatan reses tersebut Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalbar Chandra Syah Parmance, unsur Forkopimda Sekadau, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sekadau serta Kabupaten Sanggau, dan jajaran kepala SKPD di lingkungan Pemkab Sekadau. [ Red ]

Publisher : Admin radarkalbar.com

Share This Article

You cannot copy content of this page

Exit mobile version