Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Nasional > Menkumham Berharap Penyelesaian Pembangunan Pelabuhan Marunda Segera Tuntas
Nasional

Menkumham Berharap Penyelesaian Pembangunan Pelabuhan Marunda Segera Tuntas

Last updated: 18/01/2020 10:09
18/01/2020
Nasional
Share

Jakarta, radar-kalbar.com- Kementerian Hukum dan HAM berharap penyelesaian pembangunan dermaga pelabuhan Marunda yang sempat tertunda selama bertahun-tahun bisa segera dilanjutkan, sejalan dengan keinginan Presiden Joko Widodo mendorong masuknya peran serta swasta untuk terlibat dalam pembangunan infrastruktur dan proyek strategis lainnya demi menggenjot perekonomian domestik. 

Demi keberlanjutan pembangunan pelabuhan yang menjadi penopang Tanjung Priuk ini, Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly telah berkirim surat kepada kementerian koordinator perekonomian yang tergabung dalam kelompok kerja (Pokja) IV, yang dibentuk sebagai satuan tugas percepatan kebijakan ekonomi, agar groundbreaking dermaga pier 2 dan 3 pelabuhan Marunda bisa segera direalisasikan.

‘’Sudah ada keputusa MA yang menolak gugatan KBN, jadi masuknya investasi harus didukung, kami berharap pembangunan bisa segera berjalan karena saya juga sudah menyampaikan kepada menteri BUMN pada prinsipnya investasi jangan dihalangi,’’ ujar Yasona yang juga menjadi ketua Pokja IV, usai menghadiri rapat dengan DPR RI di Jakarta (16/01/2020).

Mahkamah Agung telah mengabulkan kasasi yang diajukan oleh PT Karya Citra Nusantara (KCN), sebagai operator pelabuhan Marunda pada 10 September 2019, yang mementahkan seluruh keputusan pengadilan negeri (PN) maupun pengadilan tinggi (PT) yang sebelumnya memenangkan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), atas berbagai permasalahan hukum seperti menyangkut skema konsesi hingga komposisi kepemilikan saham.
PT Karya Tekhnik Utama (KTU) sebagai pemilik 85% saham di PT KCN telah komit untuk melanjutkan pembangunan dermaga pier 2 dan 3 dengan permodalan sendiri tanpa melibatkan uang negara atau non-APBN dan non-APBD. KTU telah mengeluarkan dana lebih dari Rp 3 triliun untuk membangun dermaga pier 1 dan sekitar 30% dermaga pier 2. Sementara itu KBN yang memiliki 15% saham KCN tetap berupaya menahan langkah KTU untuk menyelesaikan pembangunan dermaga pier 2 dan 3.

Kehadiran KCN untuk mengelola pelabuhan Marunda yang berada di dekat pelabuhan Tanjung Priuk telah memberi kontribusi untuk memangkas waktu tunggu bongkar muat barang di pelabuhan khususnya untuk barang curah, karena Tanjung Priuk tidak bisa lagi menerima bongkar muat barang curah. Dermaga pier 1 sepanjang 1.950 meter dengan supporting area 42 Ha, telah menerima bongkar muat batubara, pasir, tiang pancang hingga bahan baku semen.

Komitmen KTU membangun pelabuhan Marunda tanpa melibatkan uang negara, berkolaborasi dengan salah satu badan usaha milik negara (BUMN) yakni KBN, sesuai dengan semangat Presiden Jokowi dalam pidatonya saat menghadiri Pelantikan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia periode 2019-2022, yang menegaskan pembangun proyek infrastruktur tidak sepenuhnya bisa dibiayai oleh anggaran negara, serta tidak lagi hanya mengandalkan BUMN, tapi memberi kesempatan kepada swasta untuk berpartisipasi.

Presiden juga menekankan perlunya memberikan pelayanan yang baik kepada investor sehingga minat berinvestasi di Indonesia bisa ditingkatkan, kemudahan dalam perijinan, pembebasan lahan, aturan yang tidak tumpang tindih, kepastian hukum dalam berinvestasi hingga mempercepat pembahasan omnibus law menjadi kunci untuk menggenjot investasi yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi pada 2020, setelah pertumbuhan ekonomi pada 2019, stabil sekitar 5%.

‘’Sebagai negara kepulauan, Indonesia membutuhkan pembangunan pelabuhan untuk memangkas biaya transport antar wilayah,’’ kata Analis PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee. Kita lihat saja harga semen di Jawa dengan luar pulau Jawa serta bahan bangunan lainnya berbeda cukup jauh, kehadiran pelabuhan menjadi jembatan untuk menurunkan perbedaan harga ini, papar Hans.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : humas polda kalbar

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Joko widodoMenteri Hukum dan HAM Yasona LaolyPelabuhan Marunda
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kisah Salbiah Pelaku UMKM di Sungai Pinyuh : Dagangan Hampir Habis, Musibah Datang dari Arah Jalan

02/02/2026
Syarif Mahmud Alkadrie Pimpin Massa Datangi Polresta Pontianak, Pertanyakan Penanganan Kasus Dugaan SARA
13/02/2026
Menang di Kandang Persipon, Persiwah Mempawah Puncaki Klasemen Grup A
30/01/2026
Polisi Bekuk Pemilik Puluhan Gram Sabu di Jalan Sepakat Ketapang
06/02/2026
Penggeledahan di Air Upas, Polisi Temukan 10 Kantong Sabu
25/01/2026

Berita Menarik Lainnya

Tips Sehat Menyusun Menu Sahur agar Puasa Tetap Kuat dan Fokus Sepanjang Hari

22/02/2026

DPR RI Bahas One Map Policy, Akademisi Tekankan Ancaman Sengketa Pertanahan

22/02/2026

Mahasiswa Sampaikan Tuntutan Terkait Dugaan Penyimpangan Program BSPS di Sekadau

31/01/2026

Kadis Pendidikan Jatim Absen Lagi di Sidang, Hakim Ingatkan Opsi Upaya Paksa

27/01/2026

PT. DIMAS GENTA MEDIA
Kompleks Keraton Surya Negara, Jalan Pangeran Mas, No :1, Kel Ilir Kota, Sanggau, Kalbar

0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang