Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Opini > Indonesia Siap Menantang Takdir
Opini

Indonesia Siap Menantang Takdir

Last updated: 07/01/2025 21:17
07/01/2025
Opini
Share

Oleh : Rosadi Jamani [ Ketua Satupena Kalimantan Barat ]

BEGITULAH PSSI, selalu punya cara untuk membuat sinetron gratis setiap tahunnya.

Ketika rakyat mulai menggantungkan harapan pada Shin Tae-yong (STY), pelatih asal Korea Selatan yang membawa Indonesia melangkah ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia zona Asia, PSSI memutuskan untuk memecatnya. Drama ini begitu apik hingga kita lupa apakah ini sepak bola atau reality show.

STY pergi. Kapan lagi kita punya pelatih yang bisa bikin pemain lokal disiplin bangun pagi dan makan sehat? Tapi sudahlah, siapa lagi yang berani menantang logika PSSI? Lalu, seperti angin yang membawa rumor, nama Patrick Kluivert muncul ke permukaan. Mantan pemain Barcelona ini, katanya, akan menjadi nahkoda baru.

Namun, mari kita bicara fakta. Patrick Kelipet, eh salah Kluivert bukan orang sembarangan. Di lapangan hijau, ia legenda. Tapi, sebagai pelatih? Hm, mari kita buka arsip.

Ia pernah melatih Timnas Curacao, negara yang mungkin lebih dikenal karena pantainya ketimbang sepak bolanya.

Ia juga sempat menjajal peruntungan di Adana Demirspor, klub Turki yang akhirnya memberikan Patrick karir pelatih singkat, lima bulan.

Statistiknya? Satu kemenangan. Selebihnya kalah, lalu diberhentikan. Sebuah pencapaian yang… unik.

Saat ini, Patrick sudah setahun menganggur. Bukan menganggur biasa, tapi menganggur penuh dedikasi. Barangkali ia sibuk merefleksikan hidup sambil menonton ulang rekaman gol-golnya di masa muda.

Tapi, jika rumor ini benar, Patrick akan segera keluar dari masa pensiunnya untuk melatih Jay Idzes cs.

Netizen, seperti biasa, terbagi. Ada yang optimis, ada yang pesimis, ada juga yang memilih diam sambil menikmati pisang goreng selai. Bagaimana tidak, lawan Indonesia di putaran ketiga ini bukan level ecek-ecek.

Australia, Bahrain, China, dan Jepang. Jika Indonesia berhasil lolos dari grup ini, itu bukan hanya sejarah, tapi juga bahan film dokumenter Netflix.

Tapi mari kita tetap realistis. Sepak bola Indonesia adalah cerita epik yang sering kali berakhir tragis. Kita punya bakat, kita punya semangat, tapi sering kali kalah oleh diri kita sendiri.

Jika Patrick Kluivert benar-benar datang, ia perlu lebih dari sekadar taktik. Ia perlu keajaiban, kesabaran, dan mungkin beberapa mantra ajaib untuk menghadapi tekanan dari suporter, media, dan tentu saja, PSSI.

Mari kita tunggu. Apakah Patrick akan menjadi penyelamat baru atau hanya nama lain dalam daftar panjang eksperimen PSSI? Yang pasti, satu hal tidak akan berubah, kita tetap akan mendukung Timnas, meski kadang dengan air mata, kadang dengan tawa getir.

#camanewak

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:PSSISTYTimnas Indonesia
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi

02/03/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026
Resmi Dilantik, Utin Risty Emilya Putri Sulung Raja Sanggau Perkuat Layanan Kenotariatan
04/03/2026
Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali
17/03/2026
Plafon SDN 08 Sungai Pinyuh Ambrol, Kepsek Sebut Sudah Sampaikan Usulan Perbaikan
02/03/2026

Berita Menarik Lainnya

DePA-RI Kecam Serangan Terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

16/03/2026

Peran Sekda Sebagai Koordinator Pemalakan OPD di Kabupaten Cilacap

16/03/2026

Memang Parah Bupati Cilacap, Setiap OPD Diperas Demi Syahwat Politiknya

15/03/2026

Bukit Peniraman Kabupaten Mempawah Dikeruk, Ketegasan Pemerintah Jangan Hanya di Atas Kertas!

14/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang