Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sanggau > Salut! Untuk Ketiga Kalinya, Pengiriman TKI Illegal Digagalkan
Sanggau

Salut! Untuk Ketiga Kalinya, Pengiriman TKI Illegal Digagalkan

Last updated: 06/08/2018 19:19
06/08/2018
Sanggau
Share

Sanggau (radar-tayan.com)- Kembali jajaran Polres Sanggau menggagalkan penyeludupan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Malaysia.

Kali ini, berhasil diamankan seorang terduga calo yakni PD warga Kabupaten Kubu Raya (KKR). Kemudian, sebanyak lima orang calon TKI dan dipulangkan ke kampung masing-masing.

Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi didampingi Kasat Reskrim AKP Muhammad Aminudin saat menggelar press release pada Senin (06/08) menuturkan, tersangka PD dan kelima calon TKI itu berhasil berhasil diamankan pada jalur perbatasan, Sabtu (4/8).

Untuk calon korban yang diamankan masing-masing Panji, Marto, Sukria, Nawewi dan Abdurrahman semuanya merupakan warga KKR.  .

 “Ada lima orang untuk calon TKI yang kita amankan, semua berasal dari Kecamatan Kuala Mandor B. Mereka diamankan dalam sebuah razia yang kita tingkatkan terutama di jam – jam rawan di dalam sebuah bus dari arah Pontianak yang hendak menuju ke Entikong,” ungkapnya.

Dibeberkan, kelima calon TKI illegal tersebut disinyalir merupakan korban kejahatan dari pelaku. Berdasarkan hasil interogasi, mereka rencananya akan dikirim ke Malaysia tanpa dokumen resmi. Dari hasil pemeriksaan, tersangka menjanjikan kepada para korban bekerja di perusahaan perkebunan sawit dengan gaji RM 2500 tiap bulan. 

“Mereka hanya dibekali pasport kunjungan kerja. Alhamdulillah mereka berhasil kita amankan karena masuk tanpa melalui prosedur yang berlaku,” ujar dia. 

Imam mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dan termakan bujuk rayu para pelaku kejahatan yang menjanjikan gaji besar di Malaysia.

 “Kita imbau jangan mudah tergiur lah dengan iming-iming. Nanti kalau masuknya tidak resmi bisa-bisa dikejar – kejar polisi disana. Kemarin, ada TKI kita yang dipulangkan sudah menjadi mayat, itu yang tidak kita inginkan. Modus yang terjadi biasanya pasport TKI kita ini ditahan oleh majikan, mestinyakan pasport itu dipegang oleh yang bersangkutan, tidak boleh orang lain yang megang,” jelasnya. 

Sementara, Panji, salah satu korban saat diwawancarai media menyampaikan persoalan ekonomi menjadi pertimbangan dirinya bersedia menerima tawaran pelaku. Ia pun mengaku, dirinya dan kawan – kawannya yang lain dibantu Rp 12 juta oleh pelaku untuk mengurus administrasi keberangkatan.

 “Pakai uang dia (tersangka PD,red) ngurus pasport dan lain – lain, inikan berdsasarkan kesepakatan bersama dan kami urus sama – sama juga di Singkawang,”ujar dia.

Panji mengaku tergiur dengan gaji yang ditawarkan pelaku. “Kami terus terang tergiur dengan gaji yang ditawarkan,”terangnya.

Panji dan kawan – kawannya mengucapkan terima kasih kepada pihak Polres Sanggau yang telah mengingatkan mereka, sekaligus mengagalkan keberangkatan mereka sehingga mereka tidak sampai menjadi korban di negara terangga.

Terpisah, tersangka PD membantah mendapatkan imbalan dari cukong jika berhasil memasukan para korban ke Malaysia. Bahkan untuk membiayai pengurusan administrasi kelima korban dari hasil menggadaikan emas keluarganya.

 “Tidak ada imbalan. Uang yang Rp 12 juta itu, saya dapat dari menggadaikan emas bibi,” pungkasnya. (SrY)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Alami Pemadaman Massal, BPM Kalbar Desak Pimpinan PLN Dicopot dan Ancam Gelar Demonstrasi Besar

03/07/2026
Menelisik Bangunan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Dibangun Telan Dana Puluhan Milyar Tapi Tak Ditempati, Ini Penyebabnya
11/07/2026
KANNI Kalbar Desak PLN Transparan Soal Listrik Padam ‘Berjemaah’ di Sanggau hingga Mempawah dan Wilayah Lainnya
03/07/2026
Sengaja Dikunci? Dugaan Kongkalikong Tender Jembatan Sungai Barak Mukok Mencuat..!
28/06/2026
Digantung Tanpa Kejelasan, Puluhan Karyawan PT MJP 1 Sekadau, Tuntut Kepastian Nasib di DPRD Sekadau
07/07/2026

Berita Menarik Lainnya

PLN Sukses Hadirkan Listrik Tanpa Kedip pada Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII Sanggau

8 menit lalu

Berawal dari Yayasan Keluarga, PAUD Al Fatimah dan SMP Ma’arif Sukses Sambut Siswa Baru

13/07/2026

Menjelma ‘Ayah’ Bagi si Yatim, Ketulusan Mas Kades Narto Antar Jumadi Jemput Impian di Hari Pertama Masuk Sekolah

13/07/2026

Kodim 1204 Sanggau Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco Desa Riyai

11/07/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang