Teladan Penanganan BBM Subsidi, Polres Kubu Raya Bekuk Penimbun 4,5 Ton Pertalite Ilegal

FOTO : Momen konferensi pers penanganan BBM subsidi oleh Polres Kubu Raya [ ist ]

Ulasan utama berita : 

  • Pokok Peristiwa: Polres Kubu Raya sukses membongkar sindikat penyalahgunaan 4,5 ton BBM bersubsidi jenis Pertalite yang rencananya akan diselundupkan ke wilayah hulu Kalimantan Barat. Penindakan tegas ini dinilai layak menjadi teladan (pilot project) bagi polres jajaran lainnya.
  • ​Barang Bukti & Modus: Selain 4,5 ton Pertalite, polisi menyita 1 unit mobil dan 3 unit sepeda motor yang tangkinya telah dimodifikasi khusus untuk mengangkut BBM ilegal tersebut.
  • ​Tindak Lanjut Hukum: Sebanyak dua orang terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Kubu Raya. Saat ini, penyidik di bawah kepemimpinan Kasat Reskrim AKP Ambril masih terus mengembangkan kasus ini untuk membongkar jaringan, asal-usul pasokan, serta aktor intelektual di baliknya.

Pewarta/editor : redaksi

KUBU RAYA, RADARKALBAR.COM — Langkah cepat Polres Kubu Raya dalam membongkar sindikat penyalahgunaan energi bersubsidi patut dijadikan teladan bagi polres jajaran lainnya di Kalimantan Barat.

Berkat respons cepat atas laporan publik, korps bhayangkara setempat sukses membekuk dua terduga pelaku dan menyita 4,5 ton bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang hendak diselundupkan ke wilayah hulu.

​Pengungkapan kasus berkaliber besar ini berawal dari kepekaan petugas dalam menindaklanjuti informasi masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Tanpa menunggu lama, tim penyelidik langsung bergerak menyisir lokasi dan mendapati armada angkut yang telah dimodifikasi secara khusus.

​Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, AKP Ambril, dalam keterangan persnya pada Selasa (3/11/2026), menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bentuk komitmen nyata kepolisian dalam melindungi hak-hak masyarakat kecil yang selama ini dirugikan oleh praktik penyelewengan subsidi negara.

​”Anggota kami bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan kendaraan beserta seluruh barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan BBM bersubsidi,” ujar Ambril di hadapan awak media.

​Dalam operasi penertiban tersebut, petugas tidak hanya mengamankan barang bukti berupa 4,5 ton cairan Pertalite ilegal, tetapi juga menyita satu unit mobil serta tiga unit sepeda motor.

Seluruh kendaraan tersebut kedapatan menggunakan modus operandi berupa modifikasi tangki demi memuluskan distribusi gelap.

​Dua orang terduga pelaku kini telah digelandang ke Mapolres Kubu Raya guna menjalani proses hukum lebih mendalam. Guna memberantas jaringan ini hingga ke akar-akarnya, penyidik saat ini tengah fokus menelusuri rantai pasok, mulai dari hulu hingga hilir, termasuk memburu aktor-aktor intelektual lain yang disinyalir turut bermain di balik distribusi ilegal tersebut. [ Red ]

Publisher : Admin radarkalbar.com

Share This Article

You cannot copy content of this page

Exit mobile version