Peduli Keluhan Warga, Alpian dan PPA IDO622 Zion Takong Bagikan Ribuan Masker dan Salurkan Air Bersih

FOTO : Alpian Beot berfoto bersama dengan sejumlah pihak [ ist ]

Pewarta/editor : Hamzah

MEMPAWAH [ radarkalbar.com ] – Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Alpian Beot, bersama PPA ID0622 Zion Takong menyalurkan air bersih dan membagikan ribuan masker gratis kepada warga, pada Jumat (4/9/2026) sore.

Hal ini, merupakan wujud kepeduliannya, terhadap keluhan warga pada wilayah tersebut, karena dampak dari kemarau yang menimbulkan karhutla serta bencana kabut asap.

Aksi sosial tersebut terpusat di Simpang Tiga Sambora, Desa Sepang, yang merupakan jalur strategis penghubung menuju wilayah perbatasan Kabupaten Mempawah dengan Kabupaten Landak dan Bengkayang.

Selain menyasar masyarakat sekitar, masker juga diberikan kepada para pengendara yang melintas. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya membantu mengurangi dampak paparan asap yang dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah.

Alpian Beot yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Mempawah dari Fraksi PDI Perjuangan mengatakan, penyaluran air bersih dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat di tengah musim kemarau.

“Kami ingin membantu masyarakat, terutama dalam mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, khususnya warga kami di sini. Selain membagikan air bersih, kami juga membagikan masker gratis kepada warga dan para pengendara yang melintas agar mengurangi dampak menghirup udara yang sudah terpapar asap,” ungkapnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan yang saat ini terdampak musim kemarau dan kebakaran lahan.

Tampak hadir saat itu, unsur Forkopimcam Toho, tenaga kesehatan, serta personel Mabes TNI yang tergabung dalam satuan tugas pemadaman kebakaran lahan.

Sementara, Wakil Ketua DAD Kecamatan Toho, Hendra, mengatakan kondisi kabut asap di wilayah Toho saat ini cukup mengkhawatirkan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alasan DAD ikut mengambil bagian dalam membantu masyarakat.

“Ini merupakan bentuk kepedulian DAD kepada masyarakat. Kondisi asap di wilayah Toho cukup parah, sehingga kami merasa perlu ikut membantu masyarakat, salah satunya dengan membagikan masker,” kata Hendra.

Hendra menambahkan kabut asap paling pekat biasanya terjadi pada pagi hari. Bahkan, jarak pandang di sejumlah titik disebut dapat berkurang hingga sekitar 10 meter. Kondisi tersebut, lanjutnya, masih dapat berlangsung hingga sekitar pukul 13.00 WIB.

Karena itu, Hendra mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker ketika berada di luar rumah. Warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk.

Senada disampaikan, Camat Toho, Bennidiktus, mengapresiasi langkah DAD Kecamatan Toho bersama PPA ID0622 Zion Takong yang turun langsung membantu masyarakat.

Menurutnya, penyaluran air bersih dan pembagian masker merupakan bantuan yang sangat dibutuhkan masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang masih terjadi.

“Kami mengapresiasi kegiatan yang dilakukan DAD Kecamatan Toho. Dengan kondisi kabut asap yang kita rasakan saat ini, penyaluran air bersih dan masker tentunya sangat membantu masyarakat di sini,” ucapnya.

Aksi sosial tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga meningkatkan kepedulian bersama terhadap dampak musim kemarau dan kebakaran lahan yang menyebabkan kualitas udara menurun.

Masyarakat pun diimbau tetap waspada, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengikuti arahan petugas apabila kondisi kabut asap semakin memburuk. [ red ]

 

 

 

 

 

 

Publisher : Admin radarkalbar.com

Share This Article

You cannot copy content of this page

Exit mobile version