Korban Lakalantas di Jalan Raya Sungai Batang, Sungai Pinyuh Bertambah

FOTO : Petugas saat melaksanakan evakuasi sepeda motor yang mengalami tabrakan di ruas jalan raya Sungai Batang, Kecamatan Sungai Pinyuh [ hamzah ]

Pewarta/editor : Hamzah | Publisher : Admin radarkalbar.com

MEMPAWAH – Duka mendalam menyelimuti warga Desa Pasir Palembang, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Rabu (3/6/2026).

Setelah jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Sungai Batang, Kecamatan Sungai Pinyuh, bertambah menjadi dua orang.

Korban kedua diketahui bernama Rusli alias Kecap, warga RT 11 RW 06 Desa Pasir Palembang.

Ia mengembuskan napas terakhir usai sempat menjalani penanganan medis akibat luka serius yang dialaminya dalam peristiwa kecelakaan pada Selasa malam, 2 Juni 2026 sekitar pukul 19.30 WIB.

Sebelumnya, Rusli bersama anak dari korban pertama sempat berada dalam kondisi kritis dan mendapat penanganan awal di IGD Puskesmas Sungai Pinyuh sebelum dirujuk ke RS Antonius Pontianak.

Kepala Desa Pasir Palembang, As’ad Afriadi, mengatakan dirinya pertama kali mengetahui kabar kecelakaan tersebut melalui pesan di grup WhatsApp.

Setelah mendapat informasi itu, ia langsung berupaya mencari tahu kondisi warganya.

“Korban sempat mendapatkan penanganan di Puskesmas Sungai Pinyuh sebelum dirujuk ke Pontianak. Namun kondisi kesehatannya terus menurun di perjalanan,” ujar As’ad saat dikonfirmasi.

Setibanya di RS Antonius Pontianak, Rusli dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis.

Kepergian Rusli meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Menurut As’ad, almarhum dikenal sebagai pribadi yang baik, memiliki jiwa sosial tinggi, serta patuh kepada orang tua.

“Beliau dikenal ramah dan mudah bergaul dengan masyarakat. Kami sangat kehilangan,” ungkapnya.

Kesempatan itu, Kepala Desa Pasir Palembang juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila semasa hidup almarhum pernah memiliki kesalahan, baik disengaja maupun tidak.

“Atas nama keluarga dan pemerintah desa, kami memohonkan maaf apabila semasa hidup almarhum pernah memiliki kesalahan kepada keluarga maupun masyarakat,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Sungai Batang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalbar, pada Selasa malam (2/6/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Insiden tragis ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan dua korban lainnya dalam kondisi kritis.

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, Gatot, insiden bermula ketika korban yang mengendarai sepeda motor melaju searah dari Sungai Pinyuh menuju Mempawah.

Sesampainya di lokasi kejadian, korban berniat untuk berbelok menyeberang jalan. Namun nahas, dari arah yang sama, meluncur sebuah sepeda motor besar dengan kecepatan tinggi.

“Saat korban hendak berbelok untuk menyebrang, tiba-tiba datang sebuah motor besar dari arah yang sama sedang melaju kencang. Karena jarak sudah terlalu dekat, kecelakaan pun tidak dapat terhindarkan,” ujar Gatot saat diwawancarai sesaat setelah kejadian.

Benturan keras tersebut spontan membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah. Arus lalu lintas di kedua arah sempat mengalami kemacetan total karena kendaraan yang melintas memilih berhenti untuk melihat situasi.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Novi, seorang ibu muda yang baru saja pulang menjemput anaknya dari mengaji.

Korban merupakan warga Desa Sungai Batang (RT 001/RW 002), Kecamatan Sungai Pinyuh, yang berdomisili di Komplek Perumahan Gavrila. [ red ]

Share This Article
Exit mobile version