Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sanggau > Karena DBD..! 1.200 Siswa SMKS dan SMP Cahaya Harapan Pulau Tayan “Diliburkan”
Sanggau

Karena DBD..! 1.200 Siswa SMKS dan SMP Cahaya Harapan Pulau Tayan “Diliburkan”

Last updated: 02/11/2023 18:51
02/11/2023
Sanggau
Share

FOTO : Suasana kompleks SMKS dan SMP Cahaya Harapan, Pulau Tayan Utara, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalbar (Ist)

Pewarta/editor : Sery Tayan

TAYAN HILIR – radarakalbar.com

KEPALA SMKS dan SMP Cahaya Harapan, Pulau Tayan, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Susana Cion, S.Pd, M.Pd, memilih meliburkan 1.200 siswanya, sebagai upaya mengantisipasi penyebaran demam berdarah dengue (DBD).

Langkah ini, terbilang tepat mengingat dalam kurun waktu beberapa hari lalu, dalam sehari ditemukan 3 – 4 siswa yang positif terkena DBD.

Siswa ini diliburkan selama 5 hari, agar tak semakin luas. Mengingat sekolah ini, dengan konsep berasrama. Dan pada Senin (6/11/2023) akan kembali masuk sekolah.

Terlebih lagi, terdapat beberapa guru merasakan badan meriang-meringan dan suhu badan naik. Namun, hal ini belum terkonfirmasi, apakah karena gejala DBD atau penyebab lainnya.

Tak kurang belasan siswa pada sekolah tersebut yang terindikasi dan positif DBD.

“Ya, kita liburkan. Mengingat terus meningkatnya peserta didik kita yang terkena DBD. Beberapa hari belakangan bisa 3 – 4 siswa ditemukan terkena DBD. Jadi kita ambil langkah meliburkan dulu,” ungkapnya didampingi Ketua Yayasan Cahaya Harapan, Stepanus Cion, S.E, pada Kamis (2/11/2023).

Menurut Susana, bahkan saat ini terdapat sejumlah orang masih menjalani perawatan karena DBD ini, pada salah satu rumah sakit Pontianak, masing-masing pembina asrama dan petugas security.

Kemudian, masih ada pula siswa dirawat pada Puskesmas di Tayan. Lantas, anak dari ketua Yayasan Cahaya Harapan, Stefanus. Dan seorang anak tinggal di rumah Kepala Sekolah SMKS dan SMP Cahaya Harapan pun masih mendapatkan perawatan di rumah.

“Ada 2 orang dirawat ke rumah sakit di Pontianak, Pro Medika dan Antonius. Nah, ada beberapa siswa dirawat pada puskesmas. Kemudian, anak ketua yayasan juga dirawat dan ada anak tinggal di rumah saya pun masih mendapatkan perawatan karena DBD,” jelasnya.

Susana menambahkan, pihaknya meliburkan siswa, hanya tidak melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka. Namun, secara daring siswa akan terus dipantau oleh guru masing-masing.

” Kita menyebutnya diliburkan. Tapi para siswa dipantau aktivitasnya secara daring. Mereka harus mengisi daftar hadir, dan ada pembelajaran secara online. Jadi bukan diliburkan, layaknya libur akhir semester,” terangnya.

Selama siswa diliburkan kata Susana, pihaknya bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Pulau Tayan Utara dan Puskesmas Tayan telah melaksanakan pengasapan (fogging,red) seluruh lingkungan sekolah.

“Kita mendapatkan bantuan dari Pemerintah Desa Pulau Tayan dan Puskesmas Pulau melaksanakan fogging, selama siswa diliburkan ini. Seluruh lingkungan sekolah dilaksanakan fogging tersebut,” jelasnya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada segenap pihak yang ambil andil dalam pelaksanaan fogging di lingkungan sekolah tersebut. (SrY/red).

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Cahaya HarapanDBDSMKS dan SMP
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Pengelolaan Solar Subsidi di Paloh Dibahas Bersama Nelayan dan HNSI

08/06/2026
Milyaran Rupiah Lenyap Semalam: Petani Keramba Mempawah Menjerit, Dinas Terkesan “Meraba-raba”
11/06/2026
HNSI Sambas Mediasi Nelayan Paloh dan SPBU, Penyaluran BBM Segera Kembali Normal
08/06/2026
Alami Pemadaman Massal, BPM Kalbar Desak Pimpinan PLN Dicopot dan Ancam Gelar Demonstrasi Besar
04/07/2026
Sengaja Dikunci? Dugaan Kongkalikong Tender Jembatan Sungai Barak Mukok Mencuat..!
28/06/2026

Berita Menarik Lainnya

Lansia 80 Tahun di Kuala Rosan, Meliau Tewas Dianiaya, Pelakunya Diamankan Polisi

06/07/2026

Menolak Punah di Tangan Pak Sun, Kerajinan Kalengkang Sanggau Kini Sah Jadi Warisan Budaya Nasional

06/07/2026

Langgar Hukum ‘Gohus Ping Bunue’, PT TBS Dituntut Sanksi Adat

05/07/2026

Pangeran Ratu Surya Negara Ajak Masyarakat Dukung Upaya Pemulihan Sistem Kelistrikan PLN di Kalimantan Barat

04/07/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang