Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Opini > Aparat Perut Buncit
Opini

Aparat Perut Buncit

Last updated: 13/07/2024 21:16
13/07/2024
Opini
Share

Oleh : Rosadi Jamani [Dosen UNU Kalimantan Barat]

IKLAN dulu ya, tulisan saya “Pasca Wafat, Banyak Bertanya, Apakah Ada Tahlilan?” di Tiktok saya (Rosadi Jamani) sudah ditonton 111,9K dikomentari 1.284 kali sangat FYP.

Kalau ngomongin perut buncit, jadi nyindir diri sendiri. Baiklah, sesama perut buncit sini ya. Saya nak ngulik soal kandungan lemak yang jadi ciri khas kaum yang sering disapa “Bos”.

Sambil santai menikmati malam minggu plus kopi susu kampung di Kopikoe Pontianak yok kita bahas soal perut buncit, gemuk, alias obesitas.

Menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, profesi dengan angka prevalensi obesitas tertinggi di Indonesia adalah… drum roll, please… PNS, TNI, Polri, dan pekerja BUMN! Maaf kalau ada ngenak ya.

Angka prevalensi obesitas pada profesi tersebut mencapai 32 persen. Sementara itu, mereka yang hobi rebahan alias pengangguran, dengan semangat yang tidak kalah bersaing, menduduki posisi kedua dengan prevalensi 29,9 persen.

Fenomena ini sungguh mengejutkan, laksana melihat kucing memakai dasi kupu-kupu. Bagaimana bisa profesi yang biasanya identik dengan fisik prima dan kebugaran tingkat dewa malah merajai kompetisi timbangan?

Mari kita bongkar bersama beberapa faktor yang membuat mereka mendadak jadi bintang dalam urusan lemak:

Pertama, Sedentari. Ternyata duduk manis di kantor sambil mengetik surat dinas dan laporan bisa menambah berat badan dengan cepat. Begitu banyak rapat, begitu sedikit jalan kaki.

Kedua, Stres. Meskipun penampilan mereka tenang, batin mereka mungkin saja menjerit. Stres dari tugas negara yang menumpuk bisa mengubah mereka menjadi pencari pelarian pada camilan manis dan gorengan gurih.

Ketiga, Pola Makan. Jadwal kerja yang tak menentu dan kelezatan makanan cepat saji yang menggoda menjadikan kantin kantor sebagai spot favorit. Makan siang cepat jadi makan siang berat.

Keempat, Kurangnya Kesadaran. Beberapa mungkin mengira, “Ah, sehat nanti saja, yang penting negara aman dulu!” Kurangnya kesadaran ini membuat mereka lupa bahwa menjaga kesehatan adalah bagian dari menjaga negara.

Nah, agar tidak terus-terusan memimpin dalam kompetisi ini, berikut beberapa tips agar para PNS, TNI, dan Polri tetap sehat dan bugar:

Pertama, Aktivitas Fisik. Ingatlah pepatah, “Lebih baik keringatan di gym daripada keringatan mencari ukuran celana yang baru.” Luangkan waktu untuk olahraga ringan, meskipun hanya berjalan-jalan di sekitar kantor.

Kedua, Pola Makan Sehat. Ganti cemilan kantor dari donat dan keripik ke buah-buahan dan kacang-kacangan. Dan ingat, makanan cepat saji memang cepat, tapi cepat juga menambah berat badan.

Ketiga, Kurangi Stres. Coba teknik relaksasi seperti meditasi atau mungkin menekuni hobi baru. Siapa tahu, berkebun atau bermain musik bisa jadi solusi!

Keempat, Pemeriksaan Kesehatan Rutin. Jangan tunggu sampai celana tak muat lagi. Lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk memantau kondisi tubuh.

Akhir kata, setiap individu itu unik. Jadi, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan rekomendasi yang lebih spesifik. Jangan lupa, menjaga kesehatan itu ibarat menjaga negara, harus dilakukan dengan sepenuh hati!

Selamat menikmati malam minggu kawan. Jangan lupa esok kita sama jogging ya!

#camanewak

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:AparatBuncitRosadi JamaniUNU Kalimantan Barat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi

02/03/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026
Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali
17/03/2026
Resmi Dilantik, Utin Risty Emilya Putri Sulung Raja Sanggau Perkuat Layanan Kenotariatan
04/03/2026
Plafon SDN 08 Sungai Pinyuh Ambrol, Kepsek Sebut Sudah Sampaikan Usulan Perbaikan
02/03/2026

Berita Menarik Lainnya

DePA-RI Kecam Serangan Terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

16/03/2026

Peran Sekda Sebagai Koordinator Pemalakan OPD di Kabupaten Cilacap

16/03/2026

Memang Parah Bupati Cilacap, Setiap OPD Diperas Demi Syahwat Politiknya

15/03/2026

Bukit Peniraman Kabupaten Mempawah Dikeruk, Ketegasan Pemerintah Jangan Hanya di Atas Kertas!

14/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang