Warga Dusun Entebas Semabi Sekadau Butuh Ini

FOTO : Kondisi ruas jalan di wilayah Dusun Entebas, Desa Semabi, Sekadau [ ist ]

Pewarta : Doni | Editor/publisher : Admin radarkalbar.com

SEKADAU – Masyarakat Dusun Entebas, Desa Semabi, menuntut perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sekadau terkait buruknya infrastruktur jalan dan ketiadaan aliran listrik PLN yang telah berlangsung bertahun-tahun.

Aspirasi tersebut mencuat dalam diskusi publik bersama Radio Dermaga dan Institut Menua Punjung yang digelar di Dusun Entebas baru-baru ini.

Meski hanya berjarak 5 kilometer dari pusat Desa Semabi, wilayah ini seolah terisolasi dari pembangunan dasar.

Akses Jalan Lumpuh Saat Hujan

Kondisi jalan menuju Dusun Entebas dilaporkan masih berupa tanah dan sangat sulit dilalui, terutama saat intensitas hujan tinggi. Warga mengeluhkan hambatan mobilitas yang berdampak langsung pada sektor ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan darurat.

“Akses jalan yang memadai adalah urat nadi kami. Jika jalan rusak, biaya angkut hasil bumi mahal dan anak-anak sulit ke sekolah,” ungkap salah satu warga dalam dialog tersebut.

Sebagai langkah konkret, masyarakat menyatakan siap melakukan aksi gotong royong untuk perbaikan tahap awal. Namun, mereka menegaskan bahwa intervensi pemerintah tetap menjadi kunci utama.

Tuntutan warga adanya alokasi anggaran dan bantuan material dari Pemerintah Desa maupun Pemkab Sekadau.

Kemudian berharap terciptanya sinergi teknis agar perbaikan jalan dilakukan secara permanen dan berkelanjutan.

Krisis Listrik di Tengah Kemajuan Zaman

Selain infrastruktur jalan, warga mempertanyakan lambatnya perluasan jaringan listrik PLN ke wilayah mereka. Dengan jarak yang relatif dekat dari pusat desa (± 5 km), belum masuknya listrik dinilai tidak masuk akal secara geografis.

Dampak ketiadaan listrik di Entebas meliputi aktivitas belajar siswa pada malam hari terhambat. Kemudian pelaku usaha mikro tidak bisa berkembang karena ketergantungan pada energi listrik. Kualitas hidup masyarakat tertinggal dalam akses informasi dan teknologi.

Pemerintah Diminta Responsif

Diskusi ini menghasilkan poin krusial bahwa masyarakat Entebas tidak hanya sekadar meminta, tetapi siap terlibat aktif dalam pembangunan.

Kini, bola panas berada di tangan Pemerintah Kabupaten Sekadau dan pihak PLN untuk merespons aspirasi warga yang telah lama terabaikan tersebut.

Warga berharap koordinasi lintas sektoral dapat segera dilakukan agar pembangunan jalan dan pemasangan jaringan listrik di Dusun Entebas masuk dalam skala prioritas anggaran tahun ini. [ red ]

Share This Article
Exit mobile version