Keling Kumang Festival IV 2026 Berakhir, Wabup Sekadau Puji Antusiasme Generasi Muda

FOTO : Wabup Sekadau, Subandrio berpoto bersama pada acara penutupan KKF IV Tahun 2026 [ doni ]

Pewarta : Doni | Editor/publisher : Admin radarkalbar.com

SEKADAU – Rangkaian Keling Kumang Festival (KKF) IV Tahun 2026 resmi ditutup di Taman Kelempiau, Tapang Sambas/Tapang Kemayau, Kecamatan Sekadau Hilir, Sabtu (16/5/2026) malam.

Meski sempat diguyur gerimis, acara seremonial penutupan yang dihadiri ribuan warga tersebut tetap berjalan aman, tertib, dan lancar.

Malam puncak penutupan dimeriahkan oleh penampilan tarian tradisional Dayak, pembagian hadiah pemenang lomba, undian kupon, serta parade sekaligus penganugerahan Bujang Keling dan Dara Kumang 2026.

Panggung hiburan ditutup dengan penampilan para artis lokal dan artis asal Sarawak, Malaysia, Ricky El.

Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas kesuksesan seluruh rangkaian acara, termasuk agenda internasional Iban Summit dan Kongres Literasi Dayak yang dinilai berjalan luar biasa.

“Selamat kepada para pemenang lomba. Saya berterima kasih atas niat dan keterampilan para peserta dalam menampilkan budaya Dayak. Ini artinya, generasi muda kita sangat antusias untuk terus menghidupkan kembali nilai-nilai budaya melalui KK Festival,” ujar Subandrio.

Subandrio berharap ajang ini dapat terus berkembang dan semakin dikenal luas hingga ke tingkat internasional pada pelaksanaan tahun-tahun mendatang.
Inovasi Lomba Tradisional dan Evaluasi Kedepan

Sementara itu, CEO Keling Kumang (KK), Hilarius Gimawan, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada aparat keamanan yang mengawal ketat seluruh rangkaian acara sejak pembukaan.

Ia juga menyoroti adanya inovasi perlombaan baru pada tahun ini yang bertujuan merekatkan kembali akar budaya.

“Untuk lomba tahun ini, yang baru adalah lomba bajaneh dan menangkap babi. Semoga perlombaan ini bisa memberikan pembelajaran dan menanamkan nilai-nilai budaya Dayak dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Hilarius.

Sementara, Ketua Pengurus Keling Kumang Movement Network (KKMN), Stefanus Masiun, menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Sintang atas dukungan penuh mereka.

Ia juga mengapresiasi penampilan memukau para peserta dan berjanji akan mengevaluasi kekurangan teknis demi pelaksanaan yang lebih baik tahun depan.

Acara penutupan ini turut dihadiri oleh Ketua GOW Kabupaten Sekadau Wiwin Atriana Subandrio, Ketua DAD Kabupaten Sekadau, Ketua Iban Summit, perwakilan tokoh Dayak Sarawak Patrisia Ganing, serta jajaran pendiri, pengurus, dan penasihat KKMN. [ red ]

Share This Article
Exit mobile version