FOTO : Penjual cumi bakar, Yudi [ ist ]
Pewarta/editor : Rizal Komarudin
KAYONG UTARA [ radarkalbar.com – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara turut membawa berkah bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Salah satunya Yudi, pedagang cumi bakar asal Kota Pontianak. Selama delapan hari berjualan di tengah perhelatan MTQ, Yudi mengaku memperoleh omzet sekitar Rp10 juta.
“Pendapatan kotor sekitar Rp10 juta, tapi itu belum dikurangi biaya belanja,” kata Yudi, Sabtu (8/8).
Menurut Yudi, ramainya pengunjung selama pelaksanaan MTQ membuat dagangannya lebih laris dibandingkan hari biasa. Kondisi tersebut memberikan peluang bagi pedagang untuk meningkatkan pendapatan.
Tak hanya penjual cumi bakar, pedagang makanan lainnya juga merasakan peningkatan pendapatan. Nadi, salah seorang pedagang sosis dan gorengan, mengaku memperoleh keuntungan lebih besar selama MTQ berlangsung.
“Alhamdulillah, lebih banyak keuntungan daripada hari biasa,” ujar Nadi.
Perhelatan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kayong Utara pun tidak hanya menjadi ajang keagamaan, tetapi turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM dan pedagang yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan. [ red ]
