Detik-Detik Penyelamatan Ibu dan Anak Orang Utan di Tengah Kepungan Api Karhutla Ketapang

FOTO : Aksi penyelamatan Orang Utan yang terkepung karhutla [ istimewa ]

Pewarta/editor : Rizal Komarudin

KETAPANG [ radarkalbar.com ] – Aksi dramatis mewarnai penyelamatan induk dan anak orang utan dari kejaran kobaran kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Kamis (3/9/2026).

Tim gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat dan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) harus bertaruh dengan waktu di tengah kepungan asap pekat untuk menyelamatkan satwa langka tersebut.

​Suasana mencekam terjadi sejak pukul 06.30 WIB ketika tim penyelamat menerobos masuk ke area hutan yang mulai terisolasi api. Di atas dahan pohon yang rapuh dan terkepung asap membumbung tinggi, terlihat seekor induk orang utan berusia sekitar 20 tahun memeluk erat bayinya yang baru berumur di bawah satu tahun.

Habitat yang terus terbakar memutus jalur vegetasi, membuat keduanya terjebak tanpa jalan keluar.

​Tim medis dan penyelamat bergerak cepat menembus jarak pandang yang terbatas. Dengan keahlian khusus, dokter hewan YIARI membius sang induk agar proses penurunan dari pohon berjalan aman tanpa menjatuhkan sang bayi.

Keduanya berhasil dievakuasi ke tempat aman beberapa saat sebelum area vegetasi tempat mereka bertahan habis dilahap si jago merah.

​Pemeriksaan darurat di lokasi menunjukkan tidak ada luka bakar fisik pada tubuh kedua satwa tersebut. Namun, kondisi memprihatinkan terlihat pada sang anak yang mengalami gelembung ingus dan cairan kering di hidung akibat terus-menerus menghirup asap beracun.

​Dokter hewan YIARI, drh. Komara, menegaskan ancaman ISPA dan gangguan pernapasan kronis menjadi fokus utama penanganan medis saat ini.

” Pemantauan intensif terus dilakukan selama masa karantina di Pusat Penyelamatan dan Rehabilitasi Orangutan YIARI Sungai Awan Kiri hingga kondisi kesehatan mereka pulih total dan habitat dinyatakan aman untuk pelepasliaran, ” ungkapnya seperti dilansir dari radarkayong.com grup radarkalbar.com, Kamis (3/9/2026).

​Evakuasi ini menambah panjang daftar penyelamatan satwa terdampak bencana asap di kawasan tersebut.

Sepanjang bulan ini saja, sedikitnya sembilan individu orang utan telah berhasil dilarikan dari cengkeraman karhutla yang terus meluas di wilayah Kabupaten Ketapang. [ red ]

Share This Article

You cannot copy content of this page

Exit mobile version