Diduga Jatuh ke Jembatan Roboh, Pria 48 Tahun di Sanggau Ditemukan Meninggal Tertimpa Motor

FOTO : Petugas sedang melaksanakan evakuasi jasad korban [ ist ]

Pewarta/editor : redaksi

SANGGAU [ radarkalbar.com ] – Seorang warga berinisial PA (48) ditemukan tewas tertimpa sepeda motor di jalur gang penghubung RT 003 dan RT 005 Dusun Lape, Desa Lape, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Senin (28/9/2026) pagi.

Korban diduga mengalami kecelakaan tunggal akibat melintasi jembatan yang terputus.

​Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB oleh seorang warga setempat, HT (50), yang sedang berjalan menuju warung. HT mendapati posisi korban telungkup dengan sepeda motor bernomor polisi KB 3109 DL berada tepat di atas tubuhnya di area sekitar jembatan roboh. Saksi lantas melaporkan kejadian tersebut ke warga lain dan Polsek Kapuas.

​Menerima laporan warga, tim gabungan yang terdiri dari Polsek Kapuas, Pamapta III Polres Sanggau Ipda Rizki Yusuf Dwi Nuranto, Unit Inafis, dan Satlantas Polres Sanggau langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

​Kapolsek Kapuas Iptu Marianus menyampaikan petugas bergerak cepat melakukan olah TKP, mendokumentasikan kondisi sekitar, dan mengumpulkan keterangan para saksi untuk memastikan kronologi kejadian.

​”Personel langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP, memeriksa kondisi korban, serta mengumpulkan keterangan awal dari saksi,” ujar Iptu Marianus.

​Dari pemeriksaan awal oleh Unit Inafis Polres Sanggau dan petugas medis Puskesmas Pembantu Desa Lape, tidak ditemukan adanya indikasi bekas kekerasan fisik pada tubuh korban. Namun, terdapat luka di bagian kepala korban yang diduga kuat akibat benturan keras dengan jalan beton.

​Dugaan sementara kepolisian mengarah pada kecelakaan lalu lintas tunggal. Korban diperkirakan hilang kendali saat mengendarai sepeda motor di akses gang yang jembatannya terputus, hingga terjatuh dan tertimpa kendaraannya sendiri.

​Berdasarkan keterangan istri korban, SY (45), PA diketahui keluar rumah sejak Sabtu (26/9/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB untuk berkumpul bersama rekan-rekannya di kawasan ramp kelapa sawit. Pihak keluarga menegaskan tidak ada konflik internal maupun permasalahan dengan pihak lain sebelum peristiwa tersebut.

​Meski indikasi awal mengarah pada kecelakaan, kepolisian menegaskan proses pendalaman masih terus berjalan melalui koordinasi dengan tim medis.

​”Untuk penyebab pasti meninggalnya korban, kami masih melakukan pendalaman. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berasumsi dan menyerahkan penanganannya kepada kepolisian,” kata Iptu Marianus.

​Usai olah TKP dan pemeriksaan medis selesai, jenazah PA diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka. Pihak keluarga menyatakan telah menerima peristiwa ini sebagai musibah murni dan menolak untuk menuntut pihak mana pun. [ Red ]

Publisher : admin radarkalbar.com

Share This Article

You cannot copy content of this page

Exit mobile version