FOTO : para pemain Persiwah Mempawah meluapkan kegembiraan setelah berhasil memenangkan laga kontra Persipon, Kamis (29/1/2026) sore ( Hamzah)
Hamzah – radarkalbar.com
PONTIANAK – Persiwah Mempawah memastikan diri melangkah ke babak delapan besar Liga 4 Piala Gubernur 2026 dengan status pemuncak klasemen Grup A.
Kepastian itu diraih setelah Laskar Opu Daeng Manambon menundukkan tuan rumah Persipon Pontianak dengan skor tipis 1-0 di Stadion Sutan Syarif Abdurrahman (SSA), Kamis (29/1/2026) sore.
Hasil tersebut sekaligus menjadi pukulan telak bagi Persipon Pontianak. Kekalahan di kandang sendiri membuat asa mereka untuk melanjutkan langkah, bahkan ambisi meraih gelar juara, resmi kandas di fase grup.
Gol penentu kemenangan Persiwah lahir dari kaki To’ing. Pemain bernomor punggung 21 itu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang meluncur tajam ke gawang tanpa mampu diantisipasi kiper Persipon.
Gol spektakuler tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan sarat tensi itu.
Memasuki babak kedua, intensitas laga meningkat drastis. Duel-duel keras tak terelakkan hingga wasit beberapa kali mengeluarkan kartu kuning untuk kedua kesebelasan.
Meski jual beli serangan terus terjadi, tidak ada tambahan gol hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini melengkapi catatan sempurna Persiwah Mempawah di Grup A. Dari tiga pertandingan, Persiwah mengoleksi sembilan poin hasil tiga kemenangan beruntun.
Posisi runner-up ditempati Persibeng Bengkayang dengan enam poin, disusul Persipon Pontianak dengan tiga poin, sementara Mirs 7 Singkawang harus puas menjadi juru kunci tanpa satu pun kemenangan.
Kapten Persiwah Mempawah, Budiansyah atau yang akrab disapa Alex Budi, mengaku bersyukur atas pencapaian timnya.
Ia mempersembahkan hasil tersebut untuk masyarakat Kabupaten Mempawah yang telah lama merindukan kebangkitan sepak bola daerah.
“Alhamdulillah, tiga pertandingan kami lalui dengan hasil sempurna. Ini kami persembahkan untuk masyarakat Kabupaten Mempawah,” ujarnya usai laga.
Alex Budi juga meminta doa dan dukungan penuh dari masyarakat agar Persiwah dapat terus melangkah jauh di kompetisi ini.
“Mohon doa dan dukungannya, semoga kami bisa memberikan hasil terbaik ke depannya. Aamiin,” tutupnya.
Sementara, Manajer Persiwah Mempawah, Juniardi S.IP, yang akrab disapa Bang Jujun tak mampu menyembunyikan rasa harunya.
Kepala Desa Terap yang juga pengelola klub Dester Mempawah itu tampak berkaca-kaca saat menyaksikan timnya keluar sebagai juara grup dan lolos ke delapan besar.
“Kami sangat bersyukur. Persiwah seperti bangkit dari mati suri. Ini saatnya Persiwah Mempawah kembali mengukir kejayaan dan disegani seperti dulu,” katanya penuh hari.
Bang Jujun mengakui persiapan tim terbilang minim, namun kebersamaan dan keikhlasan pemain serta tim pelatih menjadi kekuatan utama.
Dia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat, pemerintah daerah, hingga perusahaan-perusahaan di Kabupaten Mempawah untuk turut memberikan dukungan.
“Anak-anak muda ini sedang berjuang membawa nama daerah. Kami berharap ada perhatian dan dukungan nyata demi kebangkitan sepak bola Kabupaten Mempawah,” cetusnya. (RED)
editor/publisher : admin radarkalbar.com
