FOTO : Saat pelepasan jenazah Kombespol Bestari Hamonangan Harahap [ ist ]
Editor/publisher : Admin radarkalbar.com
PONTIANAK – Markas Kepolisian Daerah Kalimantan Barat diselimuti suasana duka yang mendalam.
Kapolda Kalbar, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, memimpin langsung prosesi takziah dan penghormatan terakhir bagi salah satu perwira terbaiknya, almarhum Kombes Pol. Bestari Hamonangan Harahap, pada Senin (23/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat di Aspol Subarkah, Kota Pontianak, ini menjadi simbol solidaritas tinggi jajaran kepolisian di Kalimantan Barat.
Kapolda hadir didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Hindarsono beserta seluruh Pejabat Utama (PJU) untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Momen Terakhir di Masjid An Nur
Puncak penghormatan spiritual dilaksanakan di Masjid An Nur Polda Kalbar. Di lokasi tersebut, jenazah almarhum disemayamkan sejenak untuk disalatkan secara berjamaah oleh seluruh personel yang hadir.
Suasana hening dan doa tulus mengiringi langkah keberangkatan sosok yang selama ini dikenal sebagai pendidik di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalbar.
Dalam pernyataannya, Irjen Pol. Pipit Rismanto menegaskan bahwa kepergian Kombes Pol. Bestari merupakan kehilangan besar bagi institusi Polri.
“Beliau adalah sosok teladan, rekan kerja yang loyal, dan mentor yang baik bagi anggotanya. Kehadiran kami di sini adalah wujud penghormatan setinggi-tingginya atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan almarhum selama menjabat sebagai Ka SPN,” tegas Kapolda.
Diterbangkan ke Jakarta
Almarhum Kombes Pol. Bestari dikenal sebagai sosok berdedikasi tinggi yang fokus pada pembentukan karakter putra-putri bangsa di lingkup kepolisian.
Seluruh jajaran Polda Kalbar turut menundukkan kepala sebagai tanda penghormatan atas amal jariyah almarhum dalam mendidik insan Polri.
Usai rangkaian prosesi di Pontianak rampung, jenazah langsung diberangkatkan menuju Jakarta melalui jalur udara.
Keberangkatan jenazah didampingi oleh perwakilan keluarga dan utusan resmi Polda Kalbar untuk selanjutnya diserahkan kepada keluarga besar di Jakarta guna menjalani prosesi pemakaman secara kedinasan. (*)
