Kernet Bus Meninggal Dunia di Sungai Pinyuh, Ini Penyebabnya

POTO : Kepala Desa Sungai Purun Kecil, Zainol. (Hendy)

radarkalbar.com, MEMPAWAH-Seorang kernet bus dikabarkan meninggal dunia, akibat tersengat listrik, Rabu (04/11/2020).

Pemicunya, diduga karena kesetrum kabel jaringan instalasi listrik yang terbentang diatas kawasan pasar Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah terjuntai rendah.

Kondisi ini bukan hanya mengganggu lalu lintas, sudah lama dikeluhkan warga setempat sejak beberapa waktu lalu.

Kepala Desa Sungai Purun Kecil, Zainol, menerangkan kejadian tersebut bermula ketika kernet Bus ABM Transport hendak memperbaiki mobilnya pada salah satu bengkel yang terletak di kawasan pasar Sungai Purun Kecil.

“Ketika itu kernet bis mau perbaiki mobilnya di bengkel. Mungkin mau ambil ban jadi naik ke atas mobil, karena kabel yang sangat rendah jadi tersentuh dan kesetrum hingga meninggal dunia,” bebernya.

Lebih jauh Zainol memaparka pihaknya telah berulang menyurati untuk memperbaiki kabel tersebut. Namun tak ada tanggapan sama sekali dari pihak PLN.

“Saya sudah pernah surati PLN Mempawah, bahkan Kades sebelum saya juga pernah menyurati, Ketua BPD pun pernah juga, tapi tak digubris sama pihak PLN hingga memakan korban seperti ini,” ungkapnya.

Lanjut lagi Kades Sungai Purun Kecil tersebut membeberkan bahwa akibat dari kabel tersebut pernah terjadi perkelahian antar supir tronton trailer dengan warga setempat.

“Akibat dari kabel ini, bukan baru kali ini memakan korban, dulu juga pernah warga saya juga pernah kesetrum namun tidak sampai meninggal dunia, setelah itu pernah juga supir tronton yang melintas, mengelakkan kabel tersebut kendaraannya melintas hingga mengambil jalan lain yang dimana ada kendaraan warga yang parkir, tak terima dengan itu, warga marah dan terjadi perkelahian,”ungkapnya.

Zainol menegaskan dalam insiden ini terjadi akibat dari keteledoran pihak PLN yang tidak menanggapi laporan dari masyarakat.

“Ini akibatnya dari pihak PLN yang tidak menanggapi surat yang telah kami layangkan. Saya menyurati karena telah melihat kabel tersebut sangat rendah dan khawatir terjari hal yang seperti ini, sekarang apa yang saya khawatirkan sudah benar-benar terjadi,” pungkasnya.

Sementara, saat akan konfirmasi, Manager PLN Mempawah sedang tidak berada ditempat, sekitar pukul 13.20 Wib.

“Pak Yossi lagi tidak ada ditempat, keluar makan sama staff nya,” ujar salah seorang petugas security.

 

 

 

 

 

 

 

 

Prwarta/editor : Hendy Pratama.