Petugas Polres Sintang Amankan 2 Tersangka Narkoba

POTO : Kedua tersangka dan barang bukti (BB).

radarkalbar.com, SINTANG- Belum genap 3 bulan menghirup udara bebas, seorang pria berinisial SH (26) kembali dicokok petugas Satresnarkoba Polres Sintang, di Jalan Amal, Kelurahan Ladang, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Rabu (28/10/2020).

Atas nyanyian SH, petugas membekuk tersangka lainnya BH (26) pada salah satu kost berada di Gang Ramadhan RT.007/RW.002 Kelurahan Kapuas Kanan Hulu.

Kedua pria ini disangkakan tindak pidana narkotika, dikenakan pasal berlapis dengan Pasal 114 ayat 2 dan atau Pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dari tangan tersangka SH petugas mengamankan 13 klip sabu dengan berat 32,84 gram. dan 5 butir ekstasi.

Sementara dari tangan tersangka BH, petugas mengamankan 1 buah tas ransel berisi 1 buah dompet berisi 7 klip plastik berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu, 1 buah timbangan digital warna silver,1 klip plastik transparan kosong ,1buah sendok sabu terbuat dari kertas,1klip plastik transparan kosong; 1 buah korek api gas; 1 buah botol berisi 3 klip plastik transparan berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu; 1klip plastik transparan berisi 5 tablet warna ungu , 1 buah kaleng rokok yang berisi 1buah bong kaca; 3buah potongan pipa kaca; 1 buah jarum sabu; 2 buah potongan pipet putih; 1 buah sendok shabu terbuat dari potongan pipet putih; 2 buah korek api gas; 1 unit Handphone.

Tersangka SH merupakan residivis yang baru dua bulan menghirup udara segar dengan kasus yang sama.Kasat

Kapolres Sintang AKBP Ventie Bernard Musak melalui Kasat Narkoba Polres Sintang Iptu Amansyurdin.Z pada media ini Kamis ,(29/10/2020) menuturkan kronologis penangkapan terhadap kedua tersangka bermula diamankan SH atas laporan masyarakat pada Minggu (26/10/2020)j sekitar pukul 10.00 Wib petugas Satresnarkoba Polres Sintang mendapatkan informasi tersangka SH, sering mengedarkan narkotika jenis sabu dan ekstasi di wilayah Kabupaten Sintang.

Tak pakai lama, petugas pun melakukan pengintaian, selang dua hari, pada Rabu (28/10) jam 15.15 Wib petugas pun berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka SH di Jalan Amal Kelurahan Ladang.

Saat proses penangkapan ini disaksikan Ketua RT setempat. Dalam penggeledahan, SH mengeluarkan 1 klip plastik transparan berisi Kristal putih diduga narkotika jenis sabu dari saku sebelah kanan celana dan 2 klip plastik transparan berisi Kristal putih diduga narkotika jenis sabu dari saku tengah sweater yang dikenakanya.

“Petugas juga menyita barang milik tersangka berupa 1 (satu) unit Handphone, uang sebesar Rp 3.000.000, 1 unit sepeda motor merk Honda CRF warna hitam kuning tanpa plat nomor polisi. Kemudian petugas melakukan interogasi terhadap tersangka,” ungkapnya.

Ditambahkan, dari hasil interogasi tersangka SH mengakui kepada petugas masih ada menyimpan narkotika jenis sabu dan ekstasi di rumah kos di Gang Ramadhan RT.007/RW.002 Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Kecamatan Sintang.

” Saat mendatangi rumah kos, tersangka kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka BH dengan disaksikan oleh pemilik kost,” ujarnya.

“Petugas melakukan penggeledahan di rumah kos tersangka dan ditemukan barang bukti berupa1 buah tas ransel berisi 1 buah dompet berisi 7 klip plastik transparan berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu, 1buah timbangan digital warna silver ,1 klip plastik transparan kosong ,1buah sendok sabu terbuat dari kertas,1klip plastik transparan kosong; 1 buah korek api gas; 1 buah botol berisi 3 klip plastik transparan berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu; 1klip plastik transparan berisi 5 tablet warna ungu , 1 buah kaleng rokok yang berisi 1buah bong kaca; 3buah potongan pipa kaca; 1 buah jarum sabu; 2 buah potongan pipet putih; 1 buah sendok shabu terbuat dari potongan pipet putih; 2 buah korek api gas; 1 unit Handphone,”bebernya lagi.

Keseluruhan barang bukti tersebut diakui kepemilikan nya oleh tersangka, selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Sintang guna pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara Kapolres Sintang AKBP Ventie Bernard Musak menegaskan pihaknya tidak ada toleransi terhadap pelaku tindak pidana narkotika.

“Kami Polres Sintang tidak mentolerir pelaku tindak pidana narkotika. Meskipun demikian peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk berikan informasi sekecil apapun juga,” ucapnya.

Kedua tersangka dan barang bukti diamankan ke Mapolres Sintang, guna proses hukum lebih lanjut.

 

 

 

 

 

Pewarta/editor : Nduk Susi.