(Replanting : Bagian II) Dari Petani, untuk Petani

radarkalbar.com, SEKADAU- Program peremajaan sawit rakyat (PSR) adalah program nasional yang menjadi salah satu prioritas Presiden Jokowi dan sudah sejak 2017 yang lalu.

Hanya saja penyerapannya jauh dari target awal pemerintah, sebab, prosedur yang berubah ubah dan persyaratan yang panjang serta skema hibah/pendanaannya yang terkesan rumit.

“Persoalan PSR ini sebenarnya adalah soal kesiapan data petani yang mencakup informasi data, peta lokasi dan titik koordinat yang seperti.yang dipersyaratkan dalam UU Perkebunan,” ucap Andre.

Selama ini prakteknya, pendataan dan pemetaan lebih banyak dilakukan oleh petani dan organisasi petani itu sendiri, termasuk pendanaan. Karna dana yang di gunakan untuk mendanai PSR adalah murni dana dari petani untuk petani.

Pemerintah tambah Andre, hanya sebatas pada aspek administratif dan pemenuhan legalitas saja. Jadi, Pemda disatu sisi, sebenarny belum siap menyuguhkan datan base petani yang siap di replanting serta kelembagaannya.

Jadi jika ada yang mengatakan kalau PSR merupakan perjuangan pemerintah daerah perlu kita luruskan. Itu tidak benar, karna petani berjuang sendiri untuk mencapai PSR.

“Ini juga masih menjadi PR besar dalam pelaksanaan PSR maupun program lainnya dalam pemaanfaatan dana sawit,” kata Andre.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pewarta : Sutar Selalong.

Editor : Antonius.