Dewan Sekadau Pertanyakan Proses Lelang Sejumlah Proyek

radarkalbar.com, SEKADAU-Ketua Komisi II DPRD, Yodi Setiawan kembali menpertanyakan proses lelang sejumlah paket proyek di Kabupaten Sekadau.

Pasalnya, legislator ini mensinyalir ada yang janggal dalam rangkaian proses lelang pada sejumlah proyek, diantaranya  ada indikasi pemenang sudah di tentukan. Sehingga proses lelang selalu di ulang-ulang.

“Dugaan saya dengan diulangnya lelang sejumlah paket proyek, pertama dugaan saya, karena ada sanggahan itu bisa di terima. Lalu dasar itu sebagai bahan untuk lelang, karena yang menang bukan orang yang dikehendaki,” ungkapnya, Selasa,(18/8/2020).

Yodi membeberkan, contohnya, paket proyek Puskemas Nanga Taman, sebenarnya waktu lelang pertama sudah ada pemenangnya. Lalu entah kenapa proses lelang diulang kambali, agar orang yang diindikasikan ditunjuk bisa dimenangkan. Praktik ini terindikasi sudah sangat marak terjadi. Diduga ada permainan, agar lelang tersebut di menang seseorang saja.

Ada juga isu yang beredar, yang mana saat ini lelang pekerjaan di Lawang Kuari (julukan Kabupaten Sekadau), dugaan ada salah satu perusahaan yang menggunakan Sertifikat Badan Usaha (SBU) jalan, padahal yang di kerjakan bukan jalan.

“Nah hal-hal yang begini tentu tidak di bolehkan, karena perkerjaan itu bukan bangunan jalan. Jadi SBU-nya juga harus sesuai dengan item pekerjaan yang dimaksdud,”ujarnya.

Untuk itu ia meminta agar pihak terkait beserta masyarakat mengecek semua proses lelang. Karena, proses lelang harus transparan, dan jauh dari KKN.

“Andaikan ada indikasi KKN didalamnya kita minta aparat penegak hukum segera mengecek dan menindak,” pintanya.

Terpisah, saat dikonfirmasi Kabag Pengadaaan Barang dan Jasa, Pemkab Sekadau, Handayani mengatakan akan berkoordinasi dulu dengan pimpinanya. Karena saat ini pimpinannya masih tugas di luar.

 

 

 

 

 

 

 

Pewarta : Sutarjo.

Editor     : Antonius.