Saat Kunker ke Lanud Supadio, Krisantus : Ada Sarana dan Prasarana Mesti Ditingkatkan

radarkalbar.com, PONTIANAK- Guna mengatahui secara langsung kondisi sarana dan prasarana, anggota Komisi I DPR RI, Krisantus Kurniawan, melaksanakan kunjungan kerja (kunker) perseorangan di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Supadio, Pontianak.

Saat kunker itu, legislator dari fraksi PDI Perjuangan ini disambut Komandan Lanud Supadio, Marsekal Pertama (Marsma) Palito Sitorus.

Krisantus Kurniawan mengatakan salah satu tujuan kunker itu, agar bisa mengetahui kondisi sesungguhnya dari Lanud Supadio dan menyerap aspirasi, agar ada sebagai bahan untuk disampaikan ke pemerintah Pusat. Khususnya saat melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kemenhan dan Panglima TNI serta unsur lainnya.

” Dalam kunker pribadi ini, kita menampung aspirasi terkait kondisi Lanud Supadio. Nah, saat RDP akan kita sampaikan ke pemerintah. Tentunya, agar segera direalisasikan,” ujar pria yang terbilang vocal ini.

Menurut pria yang akrab disapa Bang Kris ini, sebagai anak daerah Kalbar dan tergabung dalam Komisi I yang membidangi salah satunya pertahanan, maka sudah menjadi suatu keharusan memperjuangkan hal-hal yang terkait dengan tugas dan fungsi. Diantaranya landasan Lanud Supadio, tambahan bangunan apron dan alutsista baru mesti ditingkatkan, dan tentunya agar cepat terealisasi.

“Salah satu kondisi yang kita lihat, kondisi landasan Lanud Supadio harus ditingkatkan. Dan semoga ini cepat terealisasi,” jelasnya.

Sementara, Komandan Lanud Supadio, Marsekal Pertama (Marsma) Palito Sitorus berharap anggota Komisi I DPR RI, Krisantus Kurniawan dapat memperjuangkan kekurangan sarana dan prasarana yang dihadapi.

” Kondisi Lanud ini sudah kita sampaikan. Dan Pak Krisantus pun sudah melihat langsung. Harapan kita dapat disampaikan ke Kemenhan dan Panglima TNI, kemudian terealisasi,” ujarnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pewarta/sumber : Tim media centre Krisantus Kurniawan.
Editor : Sery Tayan.